Sumenep (beritajatim.com) – Harga sejumlah komoditas pokok di pasar tradisional Sumenep awal pekan ini relatif stabil. Ini akibat pengaruh dari stok.
Harga yang terpantau berfluktuasi adalah komoditas cabai dan bawang. Harga cabai merah besar awal pekan ini naik Rp1.000 per kg menjadi Rp25 ribu.
Sedangkan harga cabai rawit awal pekan ini tetap Rp30 ribu per kg. Harga cabai rawit mengalami kenaikan Rp5.000 per kg di pekan lalu.
Sedangkan harga bawang merah awal pekan ini tercatat Rp20 ribu per kg. Harga tersebut turun Rp4.000 per kg sejak pertengahan pekan lalu. Sementara harga bawang putih pekan ini tercatat Rp35 ribu per kg.
BACA JUGA:
500 Peserta Fun Bike Menikmati Oksigen Terbaik Kedua di Dunia di Pulau Giliyang Sumenep
“Komoditas cabai dan bawang merah ini memang harganya sangat fluktuatif. Perubahan harganya bisa per hari, tergantung pada stok. Kalau stoknya melimpah, harganya turun. Kalau stok menipis, harganya naik,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Noer Lisal Anbiyah, Senin (31/7/2023).
Sementara untuk harga telur awal pekan ini tidak mengalami perubahan, tetap Rp30 ribu per kg untuk telur ayam ras. Sedangkan untuk telur ayam kampung harganya juga tetap Rp48 ribu per kg.
Kemudian komoditas daging harganya juga stabil. Harga daging ayam broiler Rp40 ribu dan ayam kampung Rp90 ribu per kg.
BACA JUGA:
7 Pusaka Keraton Sumenep Dikembalikan Usai Penjamasan
Untuk daging sapi Rp120 ribu per kg. Sedangkan untuk harga beras kualitas premium stabil Rp13 ribu per kg, dan untuk beras kualitas medium Rp10.600 per kg.
“Untuk harga minyak goreng kemasan juga stabil. Kemasan 2 liter tetap Rp 40.000, dan minyak goreng curah Rp 16.000 per kg. Harga gula pasir juga stabil Rp 14.000 per kg,” ujarnya.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/beq]






