Banyuwangi [beritajatim.com] – Petani di Banyuwangi cukup berharap dengan perayaan Imlek di Jawa Timur. Karena, momen ini biasanya mampu mengerek harga buah naga di Banyuwangi.
Tapi, kondisi itu justru nampaknya berbalik. Pasalnya, saat ini harga buah naga justru turun drastis.
Salah satu petani di Kecamatan Tegaldlimo, Nur Yanto menyebut momen Imlek di Jawa Timur nyatanya belum memberi dampak berarti bagi produksi komoditi buah naga petani. Pasalnya, dalam kurun waktu sebulan terakhir, harga buah naga di Banyuwangi malah mengalami penurunan.
“Saat ini hanya mencapai Rp 5000 Perkilogram. Sempat ada kekhawatiran turun di angka Rp 4500 Perkilogram. Sebenarnya, petani berharap banyak dengan momen Imlek,” kata Nur Yanto saat ditemui di rumahnya, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Senin (16/1/2023).
Harga buah naga saat ini memang cenderung murah jika dibandingkan dengan pertengahan tahun lalu. Karena saat itu, harga buah naga bisa mencapai Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu Perkilogram.
“Faktornya, karena saat ini memang sedang musim panen buah naga. Saat itu mahal karena sedang tidak musim. Petani yang panen itu pakai sistem lampu,” katanya.
Jatuhnya harga buah naga di Banyuwangi memang menjadi kenyataan yang harus diterima. Meskipun, banyak petani yang sangat berharap tingginya harga karena biasanya jelang Imlek di Jawa Timur dapat mendongkrak harga.
“Yang penting jatuhnya tidak terlalu rendah. Kami hanya berharap harga Rp 5000 bisa bertahan. Karena, jika turun kami jelas rugi,” ungkapnya.
Saat musim panen, seperempat hektar buah naga bisa menghasilkan 2 ton per sekali petik. Sebulan, diperkirakan mencapai 4 kali petik atau setara dengan 8 ton hingga 10 ton perbulan.
“Hasilnya lumayan, apalagi saat tidak musim buah harganya tinggi. Alhamdulillah hasilnya bisa disyukuri,” katanya.
Di Banyuwangi, tanaman buah naga hampir merata di seluruh wilayah. Namun, tanaman paling banyak berada di wilayah Banyuwangi selatan. Di antaranya, Kecamatan Tegaldlimo, Purwoharjo, Bangorejo, Siliragung, Pesanggaran dan Cluring. [rin]






