Sampang (beritajatim.com) – Warga Sampang resah dengan tingginya harga beras di pasaran. Bahkan, harga beras di tingkat petani juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Sebab, yang biasanya hanya kisaran Rp. 10 ribu saat ini menjadi Rp 12 ribu per kilo. Sementara harga beras kemasan justru lebih tinggi hingga mencapai Rp 15 ribu per kilo gram.
“Kenaikan harga beras saat ini merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka,” Ujar, Hudi (50) warga Dusun Mandangin, Desa Aeng Saerah, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Selasa (19/9/2023).
Hudi yang juga ditokohkan oleh warga setempat mengaku kenaikan harga beras ini membuat keresahan karena dikhawatirkan bahan pokok yang lain juga mengalami kenaikan. “Warga khawatir kenaikan harga beras ini disusul kenaikan bahan pokok lainya, wajar saja kalau rakyat kecil seperti kami ini mulai resah,” imbuhnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, kanaikan harga beras petani ini sudah berlangsung sekitar sepekan yang lalu. “Sudah sekitar seminggu harga beras ini naik,” ujar, Fatur pemilik lahan pertanian di Desa Kemuning, Kecamatan/Kabupaten Sampang.
Fatur menambahkan, kenaikan harga beras ini diprediksi akan berlangsung lama hingga memasuki masa panen tahun depan. Bahkan, bisa saja harga beras di tingkat petani akan terus mengalami kenaikan. “Kalau prediksi kami, tingginya harga beras ini akan bertahan lama sampai memasuki masa panen, sementara saat ini masih musim kemarau,” tandasnya.[sar/kun]
BACA JUGA: Mobil Disnaker Sampang Terlibat Kecelakaan di Malang Viral






