Ekbis

Disnaker Kabupaten Mojokerto Buka 1.831 Formasi Lowongan Kerja

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam agenda Job Fair di SMK Negeri 1 Jatirejo. [Foto : ist]
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam agenda Job Fair di SMK Negeri 1 Jatirejo. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar Job Fair tahun 2023. Ini sebagai upaya Pemkab Mojokerto untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan di Kabupaten Mojokerto.

Pameran Kesempatan Kerja Job Fair tahun 2023 kali ini berlangsung di SMK Negeri 1 Jatirejo. Job Fair bekerjasama dengan 37 perusahaan dan membuka lowongan pekerjaan sedikitnya 1.831 formasi lowongan pekerjaan.

“Kita bersyukur di Kabupaten Mojokerto banyak perusahan yang siap membuka lapangan kerja bagi para pencari kerja,” ungkap Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam agenda Job Fair, Selasa (29/8/2023).

Dalam arahannya, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini menyampaikan, permasalahan tenaga kerja bukan hanya tanggung jawab pemerintah dalam menyelesaikannya. Permasalahan tenaga kerja juga menjadi tanggung jawab bersama.

“Masalah ketenagakerjaan ini tidak bisa menjadi masalah pemerintah saja, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta orang tua pun turut bertanggungjawab dalam menyelesaikan permasalahan ini,” tuturnya.

Anak-anak di usia fresh graduate ini, lanjut orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini, merupakan usia-usia produktif yang haus mencari pengalaman kerja. Bupati menjelaskan saat ini Indonesia sedang pada posisi mendapatkan bonus demografi.

“Skill itu kalah mahal dengan pengalaman kerja, ketika pengalaman kerja kita tinggi, seiring itu juga skill kita juga semakin bagus. Bonus demografi, dimana lebih banyak masyarakat usia produktif dibanding masyarakat yang sudah tidak produktif,” katanya.

Menurutnya, hal ini harus dimanfaatkan dengan baik. Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, maka bonus demografi akan lewat. Bupati berharap, Job Fair 2023 ini bisa mengatasi masalah ketenagakerjaan yang ada di Kabupaten Mojokerto.

“Itu yang akan terjadi kalau kita sama-sama tidak mengupayakan memanfaatkan bonus demografi ini. Terima kasih semua pihak yang sudah bekerjasama untuk menyelesaikan masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto menyampaikan, pada Job Fair kali ini tidak hanya diikuti pencari kerja dari Kabupaten Mojokerto saja, tetapi juga pencari kerja dari daerah sekitar. “Data pencari kerja yang hadir di Job Fair ini, terakhir kami catat sebanyak 7 ribu lebih pencari kerja. Sekitar tiga ribu pencari kerja dari Kabupaten Mojokerto, dan empat ribu lebih dari luar Kabupaten Mojokerto,” jelasnya. [tin/kun]

BACA JUGA: Pemilik Warung Makan di Mojokerto Bersimbah Darah, Motor Raib


Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks



Apa Reaksi Anda?

Komentar