Surabaya (beritajatim.com) – Bank CIMB Niaga menggelar acara ‘CIMB Niaga Goes To School’ dengan mengajarkan anak-anak di Sekolah Dasar (SD) Al Muttaqien di jalan Jl. Memed Sastrawirya 43, Komplek TNI AL, Kenjeran, Surabaya, pentingnya menabung dari usia sedini mungkin. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang literasi keuangan terhadap pelajar.
Saifuddin Gazali, Asistant Manager Network Payroll & Community Relationship Manager Network Jawa Timur menjelaskan jika acara ini digelar sebagai bentuk bakti CIMB Niaga kepada masyarakat.
“Kita edukasi anak-anak SD Al Muttaqien pentingnya mempunyai tabungan. Outputnya, anak-anak ini memahami pentingnya bisa menyisihkan uang digunakan untu masa depannya. Kami ajarkan juga untuk mengelola uang secara sederhana,” ujar Safuddin, Selasa (14/02/2023).
Dari kegiatan ini, Saifuddin menerangkan jika berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022 dari
OJK, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia naik menjadi 49,68% dibanding tahun 2019 dengan angka 38,03%. Hal ini membuat CIMB Niaga terus berkomitmen agar literasi keuangan masyarakat semakin meningkat.
“Sepanjang 2022, CIMB Niaga telah melaksanakan pelatihan literasi keuangan secara daring kepada 10.252 pelajar dari 146 sekolah di 50 kota,” imbuh Saifuddin.
Hal itu, Selaras dengan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dari OJK, CIMB Niaga juga telah mendukung pembukaan Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) sebanyak 4.968 rekening. Selain itu, sejak 2011-2022 CIMB Niaga telah menjangkau 79.627 pelajar sekolah dasar dan menengah di berbagai kota di Indonesia.
“Saat ini, anak-anak ini sudah mengerti uang digital. Sehingga kita juga ingin mereka menyadari tentang pentingnya pengelolaan uang,” tegas Saifuddin.
Sementara itu, Eka Mirdyawati kepala sekolah dari SD Al Muttaqien menyatakan jika di tempatnya, anak-anak memang sudah diajari menabung secara langsung oleh para guru kelasnya. Pihaknya pun senang dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh CIMB Niaga tersebut.
[berita-terkait number=”4″ tag=”keungan”]
“Namun pendidikan seperti ini kan juga harus diterapkan kepada anak-anak saat mereka di rumah. Jadi saya harap orang tua juga berperan aktif untuk mengajari anaknya menabung,” tegasnya.
Gendhis Siti Ramadhania salah satu peserta mengaku senang dengan pembelajaran yang diberikan. Ia pun mengaku sudah mempunyai tabungan yang disimpan eh kedua orang tuanya.
“Materinya asyik. Kita juga bisa menabung agar uangnya bisa digunakan untuk keperluan mendadak,” pungkasnya.
Acara yang diselenggarakan oleh CIMB Niaga di 10 kota di Surabaya. Khusus di Surabaya, acara literasi keuangan ini akan menyasar 10 sekolah terpilih di Surabaya. [ang/but]






