Surabaya (beritajatim.com) – Hubungan sosial anak dengan teman-temannya tentu masih sangat labil. Terkadang mereka yang sebelumnya sangat akrab, bisa saja tiba-tiba bermusuhan.
Tak ayal ketika pulang ke rumah, mood anak-anak menjadi sedih, kecewa, bahkan marah. Hal ini tentu membuat para orang tua khawatir dan bertanya-tanya tentang apa yang telah terjadi.
Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan para orang tua ketika anak mereka sedang dimusuhi oleh temannya, di antaranya;
Jangan terbawa emosi
Para orang tua yang terlalu khawatir terkadang turut terbawa emosi sang anak. Hal inilah yang sebaiknya dihindari, karena jika demikian justru akan semakin memperparah kesedihan atau kemarahan anak. Pertama kali yang bisa dilakukan orang tua ialah menjadi pendengar yang baik.
Mendampingi anak
Menanyakan tentang apa yang sebenarnya telah terjadi. Tentu saja dengan menggunakan nada yang tenang, bukan seperti sedang mengintrogasi. Buat anak menjadi lebih nyaman menceritakannya kepada orang tua.
Setelah itu, bisa dilanjutkan dengan memberikan respon yang menenangkan. Bisa dengan cara mengalihkan anak pada aktivitas lain yang lebih positif dan menyenangkan. Setidaknya agar untuk sementara emosi negatifnya bisa sedikit berkurang.
Beri kesempatan untuk introspeksi
Anak yang dibenci temannya tentu memiliki beragam alasan. Ada yang memang temannya nakal atau jahat, namun bisa juga karena dirinya sendiri yang demikian.
Tentu saja, sebagai orang tua akan membela anak-anaknya. Namun, tidak lantas membenarkan kesalahan anak sendiri. Jika anak sendiri yang salah, maka orang tua juga perlu mengajak anak untuk introspeksi diri. Tentu saja dengan cara yang baik dan tidak menghakimi.
Ajarkan anak untuk merespon
Jadikan hal ini sebagai kesempatan untuk mengajarkan anak-anak dalam merespon permasalahan. Seperti halnya ketika nanti bertemu dengan teman-teman yang memusuhinya, maka ajarkan perihal kata atau kalimat yang bisa ia ucapkan.
Tidak hanya mengajarkan merespon secara lisan, namun juga bisa secara tindakan. Misalnya dengan cara menghindarinya atau hal lainnya.
Cari bantuan
Dalam beberapa kasus, bahkan permusuhan antar anak bisa berlanjut hingga kurun waktu cukup lama dan juga parah hingga merugikan anak. Jika sudah demikian, maka orang tua bisa mencari bantuan.
Jika terjadi di lingkungan sekolah, maka salah satunya dengan konsultasi ke guru. Namun, jika di luar itu, maka para orang tua bisa saling bertemu dan mencari solusi bersama. (fyi/ian)






