Iklan Banner Sukun
Ekbis

Bupati Pamekasan Dorong Pesantren Wujudkan Santriprenuer

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menanam bibit pohon dalam rangka Launching Pesantren Agri Santriprenuer di lahan pertanian Pesantren Sumber Bungur, Pakong, Kamis (19/5/2022). [Gambar: Humas Pemkab Pamekasan]

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mendorong sejumlah pondok pesantren di wilayah setempat, agar ikut serta dan berkomitmen mewujudkan pembangunan kemandirian santri melalui program ‘Agri Santriprenuer’.

Hal tersebut disampaikan disela peresmian Pesantren Agri Santriprenuer di Pondok Pesantren Sumber Bungur, Pakong, Pamekasan, Kamis (19/5/2022). Dilanjutkan kerjasama antara Pemkab Pamekasan, Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Pamekasan.

Disela peresmian yang dihadiri salah satu pembicara ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, juga ditandai dengan penanaman bibit beragam jenis tanaman secara simbolis hingga pelepasan bibit ikan lele dan nila di lahan pertanian kompleks pesantren.

“Kegiatan ini sebagai bagian dari bentuk kepedulian, sekaligus upaya memfasilitasi sarana belajar bagi generasi muda di kalangan pesantren, dalam hal ini para santri untuk menimbulkan semangat santriprenuer di bidang pertanian, tentunya juga sebagai sarana kemandirian pesantren,” kata Bupati Badrut Tamam, Jum’at (20/5/2022).

Upaya tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya meyakini juga program tersebut nantinya dapat menjaga ketahanan pangan di kalangan santri. “Dari itu, partisipasi pondok pesantren dalam membangun kemandirian santri melalui program ini harus digalakkan,” ungkapnya.

“Dalam hal ini, Kemenag RI sebagai pemegang kebijakan pesantren, kami Pemkab Pamekasan sebagai pemegang kebijakan di bidang pertanian, dan LPPNU sebagai pembimbing juga bisa menjadi off taker,” sambung bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam.

Melalui kesempatan tersebut, pihaknya juga mengajak unsur maupun elemen lainnya untuk bersama mendukung program tersebut. “Tentunya mitra-mitra lainnya juga kita hatapkan untuk pengembangan pertanian di pesantren, sehingga Agri Santriprenuer ini akan terus berkembang,” jelasnya.

“Maka dari itu, kami kembali menyatakan komitmen untuk memfasilitasi pondok pesantren yang ingin berpartisipasi mensukseskan ketahanan pangan di negeri ini, tentunya melalui program kemandirian pesantren berbasis agri santriprenuer di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan,” pungkasnya. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar