Jakarta (beritajatim) – Blibli, perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia, memperkuat dukungannya terhadap ekosistem halal dengan mengoptimalkan keunggulan operasionalnya. Mereka menyediakan produk dan jasa pergudangan yang bersertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, permintaan terhadap produk halal di Indonesia terus meningkat. Menurut perkiraan, pasar produk halal di Indonesia diperkirakan mencapai 281,6 miliar dolar AS pada tahun 2025. Pemerintah Indonesia juga memiliki ambisi untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen halal terkemuka di dunia dengan target produksi 10 juta produk bersertifikat halal pada tahun 2024.
Blibli, melalui anak perusahaannya PT Global Digital Niaga, memperkuat prosedur standar operasional dengan menyediakan gudang-gudang yang bersertifikasi halal di dua fasilitas logistiknya di Kramat Jati, Jakarta Timur dan Batu Ceper, Tangerang.
Mereka juga menerapkan standarisasi pergudangan halal di seluruh jaringan pergudangan Blibli. Langkah ini penting dalam memastikan penyimpanan dan pemenuhan pesanan pelanggan yang higienis, terpercaya, dan berkualitas sesuai dengan kriteria Sistem Jaminan Halal.
Baca Juga:
Harga Saham Blibli Mencapai Batas Atas Seharga Rp 450 per Saham
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Blibli dan BPJPH yang bertujuan untuk mengintegrasikan data produk halal yang tersedia di Blibli. Melalui kerja sama ini, konsumen Muslim di Indonesia dapat dengan mudah mencari dan membeli produk halal melalui kurasi Blibli Hasanah, serta memiliki keyakinan terhadap jasa pergudangan yang disediakan oleh Blibli, termasuk keahlian staf yang sesuai dengan Sistem Jaminan Halal.
VP of Supply Chain Management Blibli Sindu Sirat mengatakan, sebagai ekosistem perdagangan omnichannel halal pertama dan platform gaya hidup terdepan di Indonesia, Blibli terus memperkuat komitmen pelayanan yang terbaik di semua sektor, termasuk di industri halal yang semakin menjanjikan di Indonesia.
“Dengan tim khusus yang melakukan pengawasan di pergudangan sesuai Sistem Jaminan Halal (HAS 23000), kami juga memastikan seluruh proses di fasilitas gudang dan staf kami sudah memenuhi standar operasional yang mengedepankan kriteria sistem jaminan produk halal dan kebersihan sehingga dapat memberikan a piece of mind bagi pelanggan,” kata Sindu.
Studi terbaru yang dilakukan oleh Populix menunjukkan bahwa ketenangan pikiran menjadi motivasi utama bagi pelanggan Muslim dalam menggunakan layanan yang menerapkan sistem halal. Delapan dari sepuluh responden di Indonesia mengungkapkan bahwa logo halal dan informasi produk yang rinci menjadi pertimbangan utama saat membeli produk.
Baca Juga:
Berkah Ramadan, Blibli Tebar Diskon Hingga 90 Persen
Hal ini menjadi dasar bagi Blibli dalam menyediakan gudang yang bersertifikasi halal untuk mempertegas keunggulan operasionalnya, terutama dalam menghadapi masalah logo halal palsu yang marak.
Kepala BPJPH Dr. Muhammad Aqil Irham optimis bahwa Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam industri halal di dunia. Mereka berkomitmen untuk memberikan fasilitas sertifikasi halal gratis untuk 1 juta produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pada tahun 2023.
Aqil menerangkan saat ini sudah 1,8 juta lebih sertifikat halal yang sudah terbit sejak BPJPH berdiri. Pihaknya mendorong komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan baik Kementerian/Lembaga sampai di industri swasta mendukung ekosistem halal.
“Komitmen ini ditunjukkan oleh Blibli pada hari ini, dan kami harap menginspirasi seluruh e-commerce dan pelaku usaha di Indonesia agar maju bersama dalam industri halal, kita banjiri Indonesia dengan produk halal, jangan sampai malah kita yang dibanjiri oleh produk halal luar negeri,” kata Aqil. [beq]






