Surabaya (beritajatim.com) – Pameran EastFood (IIFEX) dan EastPack Surabaya 2024 resmi dibuka di Grand City, Kamis (27/7/2024). Hal Ini menjadi momentum penting bagi industri makanan dan minuman (mamin) Indonesia untuk memperluas jangkauannya ke pasar internasional.
“Pameran ini merupakan platform Business to Business (B2B) yang diharapkan dapat memperluas wawasan para pengusaha makanan minuman dan kemasan tentang potensi pasar di mancanegara untuk produk mereka,” ujar CEO Krista Exhibitions, Daud D.Salim saat pembukaan.
Dengan neraca dagang positif sebesar 25,21 miliar dolar AS pada tahun 2023, industri mamin terbukti menjadi sektor strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pameran ini menjadi peluang emas bagi pelaku industri untuk memperkuat jaringan pemasaran, menghasilkan produk berkualitas tinggi, dan bersaing di pasar global.
“Tahun 2024 ini diikuti oleh 250 peserta, termasuk 30 UMKM, dengan target 15.000 pengunjung baik lokal maupun internasional,” tambah Daud D. Salim.
Lebih dari sekadar pameran, EastFood & EastPack Surabaya 2024 juga menjadi wadah bagi para peserta dan UMKM untuk bertemu langsung dengan calon pembeli potensial melalui program business matching.
“Kegiatan business matching ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dan menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan demi mendukung perekonomian industri makanan minuman dan kemasan di Indonesia,” jelas Daud D. Salim.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai acara menarik dan edukatif seperti Baking Demo, Cooking Demo,Workshop & Seminar, serta kompetisi Eastroc Roasting Competition.
Dengan berbagai kegiatan dan peluang yang ditawarkan, EastFood & EastPack Surabaya 2024 menjadi ajang yang tidak boleh dilewatkan bagi para pelaku industri mamin dan masyarakat umum yang ingin menggali potensi industri ini lebih dalam. [asg/but]






