Malang (beritajatim.com) – Grand Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar (RSSA) diklaim memiliki layanan terbaik di Jawa Timur. Kamar pasien di Grand Paviliun RSSA memiliki fasilitas selayaknya hotel sehingga diharapkan didorong dengan layanan yang makin berkualitas.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Grand Paviliun RSSA bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi Senin, (29/6/2026) malam.
Khofifah menyebut pasien yang menjalani rawat inap di Grand Paviliun RSSA bukan hanya dokter yang datang ke kamar namun peralatan ICU juga bisa dibawa ke kamar pasien. Sehingga pasien tidak perlu pindah kamar.
“Katakan pasien sudah harus masuk ICU, maka yang dilakukan di Grand Paviliun ini, di kamar tertentu, bukan pasien yang dibawa ke ICU. Tapi beberapa peralatan untuk ICU yang disiapkan di kamar untuk memberikan layanan dan tindakan tertentu. Ini mungkin tidak banyak rumah sakit yang bisa menyiapkan sistem pelayanan seperti ini,” kata Khofifah.
Khofifah menuturkan, Grand Paviliun RSSA memiliki dua tipe kamar yakni VVIP dan President Suite. Meski begitu dia menekankan Rumah Sakit milik Pemprov Jatim ini tidak sekedar fokus pada fisik bangunan dan fasilitas. Namun juga pada fasilitas medis dan paramedis.
“Grand Paviliun ini, bukan saja fisiknya yang lebih memberikan layanan, tapi juga para medis dan paramedisnya. Hari ini kita bisa melihat beberapa kamar untuk VVIP dan President Suite itu memang disiapkan dengan segala fasilitas yang memberikan keamanan, kenyamanan, dan perbaikan layanan bagi pasien,” ujar Khofifah.
Khofifah mengungkapkan luas kamar di Grand Paviliun seluas 76 meter persegi yang diklaim lebih besar ketimbang kamar hotel. Disisi lain pasien juga akan disuguhkan view pegunungan termasuk pemandangan matahari terbit dan matahari tenggelam.
“Kalau pagi ada sunrise, kalau maghrib (petang) ada sunset. Enggak bisa dipindah itu, dan itu bukan AI,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Direktur RSSA M Bachtiar Budianto mengatakan tarif kamar dengan fasilitas layaknya hotel berbintang termasuk murah. Untuk president suite seharga Rp1 jutaan dan VVIP diharga Rp800 ribu.
“Kita menyiapkan 100 kamar, tetapi yang siap untuk dioperasionalkan 80 kamar. Untuk harga sudah kami hitung, namun nanti akan ada pengelolaan lagi menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” ujar Bachtiar. (luc/aje)






