Malang (beritajatim.com) – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk pertama kali mengadakan pemilihan duta kampus. Pemilihan duta kampus ITN Malang 2023 untuk menjaring talenta muda yang talented dan creative. Grand final pemilihan dilangsungkan di aula ITN Malang, Senin (18/12/2023) siang.
Ketua pelaksana duta kampus, Ida Soewarni ST., MT., menjelaskan bahwa kegiatan pemilihan duta kampus ITN Malang tahun 2023 ini untuk memilih generasi muda yang penuh talenta. Pihaknya kemudian menetapkan dua kategori, talented dan creative.
“Nah ini menumbuhkan suatu kepercayaan diri bagi generasi muda terutama di ITN Malang, karena memang ini baru yang pertama kali di ITN Malang,” ungkap perempuan yang juga Wakil Dekan 3 FTSP ITN Malang tersebut, Senin (18/12/2023).
Pemilihan duta diadakan dengan tujuan untuk mendukung kegiatan promosi almamater dan kegiatan di ITN Malang. Selain itu, juga untuk mengembangkan diri dari potensi yang ada dari para mahasiswa.
“Harapannya ini menjadi ajang bagi para mahasiswa untuk mengaktualisasikan segala kemampuan terutama di bidang bagaimana ITN ini bisa lebih meningkatkan diri. Mereka akan terlibat di semua kegiatan, tapi mungkin mengatur waktu dengan kebutuhan akademiknya,” ungkap Ida Soewarni.
Kebutuhan akademik tetap diperhatikan, lanjut Ida, oleh karenanya salah satu kriteria untuk memilih duta kampus ini adalah dengan IPK. Selain itu, kesiapan untuk yang nantinya meluangkan waktu untuk terlibat dalam semua penyelenggaraan yang ada di ITN Malang.
“Tentu saja untuk mencapai kriteria tersebut, kita sudah melakukan pendaftaran melalui link pendaftaran duta kampus, kemudian melalui seleksi wawancara. Jadi setelah mengisi guide book, itu ada ketentuan kriteria, kemudian tes tulis dan wawancara,” ujar Ida.
Tes tulis dan wawancara diadakan pada 4-5 Desember 2023. Wawancara menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Total terdapat 38 peserta yang mendaftar dari 10 program studi baik itu D3 sampai S1.
“Para duta harus sesuai dengan 3 poin, yaitu terkait dengan penguatan branding ITN Malang, kemudian peran mahasiswa dalam green technology dan juga sustainable development. Jadi 3 poin itu harus menjadi dasar mereka, menjadi bekal mereka, kemudian melalui tes tulis dan wawancara,” ungkapnya.
Setelah wawancara, diseleksi kembali sampai menjadi 20 finalis. Salah satu kriterianya adalah mahasiswa semester 1 sampai semester 5. Dari 20 finalis diberikan pembekalan pada Sabtu, 9 Desember 2023 mengenai kesiapan ketika sudah menjadi Duta Kampus ITN Malang sehingga bisa mengatur waktu sedemikian rupa.
“Emosional dan spiritual diberikan bekal, yang memberikan Bu Dian Sudiono Putri, psikolog Kota Malang yang sudah cukup kita kenal. Kemudian pemahaman tentang almamater ITN Malang, itu disampaikan oleh Ir. Suparno Jiwo, MT, mantan rektor ITN Malang yang sudah tentu mengenal kampus,” ujar ketua pelaksana.
Kemudian ada bekal juga terkait public speaking, personal branding oleh Ajeng Dini Rianti, S.Pd, M.Si, praktisi senior radio di UB. Pada grand final ini ditetapkan 3 besar dan juga penyematan putra putri kampus ITN Malang.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD., mengapresiasi acara yang karena dipersiapkan dalam waktu singkat ini. ITN Malang memiliki banyak sekali mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia sehingga perlu dikenal lebih dalam.
“Selama ini kita tidak mengenal mereka lebih dalam, kita belum pernah memberi kesempatan kepada mereka untuk tampil menunjukkan kelebihan mereka. Bahwa mahasiswa ITN , ternyata punya potensi luar biasa, kelebihan luar biasa. Punya talenta yang perlu dipertunjukkan pada kita semua ,” ungkap Awan.
Pada grand final diumumkan sejumlah penghargaan. Antara lai nilai terbaik saat pembekalan diraih oleh Ray Bara dari teknik sipil dan Balqis Bintang Paramita dan bisnis digital.
Sementara itu, juara 1 Duta Kampus ITN Malang 2023 Putra diraih oleh Sahi Rafael Damardhi, dari teknik elektro. Kemudian juara 1 putri diraih oleh Balqis Bintang Paramita dari bisnis digital.
Runner up 1, Putra: Ray Bara dari teknik sipil, Putri: Refi Marinda dari teknik geodesi. Runner up 2 Putra: Yusran Bin Acho dari bisnis digital, Putri: Meisyah Putri dari bisnis digital. Juara Favorit Putra Hiero Prakasya Rahman dari teknik sipil dan Putri: Resa Natasya dari arsitektur.
Sahi Rafael Damardhi, duta kampus ITN 2023 berharap agar ajang eksplorasi pengembangan diri seperti ini akan berlangsung secara berkesinambungan sehingga mahasiswa lain di ITN mendapatkan kesempatan yang sama. Menurutnya acara ini sungguh berkesan dan tentunya akan dikenang hingga lulus kerja nanti.
“Semoga ITN semakin jaya dan mempertahankan lingkungannya yang humanis, pluralis, dan inovatif. Harapan bagi ajang duta kampus ini semoga saya beserta rekan peserta lain dapat menjadi sosok yang inspiratif bagi khalayak umum agar lebih mempelajari dan menekuni bidang sains dan teknologi—dua bidang keilmuan yang menjadi kunci kesejahteraan hidup manusia,” ungkap Even pada beritajatim.com.
Hal senada disampaikan oleh Balqis Bintang Paramita. Menurutnya duta kampus merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan bagi saya, terlebih ini merupakan pengalaman pertama. Hal itu menjadi tanggung jawab besar yang akan dijalankannya dengan komitmen penuh.
“Kedepannya, saya berharap, saya dan teman-teman finalis duta kampus lainnya dapat berkolaborasi dengan seluruh mahasiswa dan civitas akademika lainnya untuk memajukkan ITN Malang,” ujar Balqis, dari prodi bisnis digital ITN tersebut. [dan/but]






