Jakarta (beritajatim.com) – Arema FC kembali beraksi di Stadion Kanjuruhan pada pekan ketiga Super League 2025/2026. Singo Edan bakal menjamu Bhayangkara Presisi, Jumat (22/8/2025) mulai pukul 15.30 WIB.
Ini akan menjadi pertemuan pertama kedua tim setelah absen saling berhadapan selama 535 hari. Duel terakhir mereka terjadi pada 6 Maret 2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta dan berakhir imbang tanpa gol.
Kini, baik Arema maupun Bhayangkara Presisi, yang berstatus tim promosi, datang dengan ambisi besar untuk merebut poin penuh.
Sejak era Liga 1 dimulai pada 2017, Arema FC dan Bhayangkara FC sudah 12 kali bentrok. Hasilnya, Singo Edan unggul tipis dalam rekor pertemuan dengan mengoleksi lima kemenangan
Sementara itu, Bhayangkara hanya menang empat kali, sedangkan tiga laga lainnya berakhir dengan skor imbang.
Kemenangan tipis dalam rekor head to head ini jelas bisa menjadi suntikan semangat tambahan bagi Arema FC yang akan bermain di depan Aremania.
Arema FC memulai musim ini dengan solid. Dalam dua laga awal, skuad Singo Edan belum tersentuh kekalahan, mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Bermain di kandang sendiri pada pekan ini, Singo Edan tentu ingin melanjutkan tren positif dan memperbaiki posisi di klasemen.
Di sisi lain, Bhayangkara Presisi masih berusaha menemukan ritme permainan terbaik. Tim yang kini dilatih Paul Munster tersebut belum mampu meraih kemenangan dari dua laga awal musim ini. Mereka baru mengamankan satu poin dari hasil imbang dan sekali kalah.
Situasi ini membuat Bhayangkara datang ke Malang dengan beban tersendiri, namun juga dorongan besar untuk segera bangkit dan mencuri poin. [faw/aje]






