Mojokerto (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya akan menutup sementara dua perlintasan sebidang di Kota Mojokerto sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api. Penutupan dilakukan selama tiga malam yakni tanggal 7, 8, dan 14 Juli 2025.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, dua perlintasan sebidang di Kota Mojokerto yang akan dilakukan penutupan yakni Perlintasan No. 45 di Km 57+588 Jalan Majapahit dan Perlintasan No. 46 di Km 57+886 Jalan Brawijaya. “penutupan dilakukan selama tiga malam,” ungkapnya, Sabtu (5/7/2025).
Yakni tanggal 7, 8 dan 14 Juli 2025 mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB. Penutupan dilakukan lantaran ada pekerjaan meliputi pembongkaran aspal, penggantian bantalan rel, perbaikan geometri jalur, serta pengaspalan ulang. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan kualitas prasarana perkeretaapian.
“Ini bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan kualitas prasarana perkeretaapian demi keselamatan perjalanan KA dan masyarakat pengguna jalan. Waktu pengerjaan sengaja dipilih pada malam hingga dini hari agar tidak mengganggu lalu lintas harian masyarakat. Selama pekerjaan berlangsung, akses kendaraan akan ditutup,” katanya.
Pihaknya meminta masyarakat agar menggunakan jalur alternatif sesuai petunjuk dari kepolisian. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian yakni Satlantas Polres Mojokerto Kota untuk pengamanan serta pengaturan lalu lintas. Peningkatan infrastruktur di perlintasan sebidang merupakan bagian dari langkah preventif.
“Yakni guna mengurangi risiko kecelakaan serta mendukung operasional KA yang semakin padat. Atas nama manajemen, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami imbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tutupnya. [tin/ian]






