Madiun (beritajatim.com) – Dua pemuda asal Kota Madiun tak gentar dengan pandemi. Ketika bisnis mulai lesu, keduanya justru bangun bisnis baru. Produk boba yang sempat viral beberapa waktu lalu, mereka gunakan untuk menarik penikmat boba.
Adalah Moch Aziz (26) warga Kelurahan/ Kecamatan Taman, Kota Madiun dan Jeremy Mahendra (26) warga Kelurahan/Kecamatan Manguharjo,Kota Madiun, keduanya berkongsi untuk membuat produk minuman boba. Mereka lantas mengumpulkan uang untuk membeli grobak dan beberapa fasilitas pendukung untuk jualan.
“Kami sisihkan uang, sampai siap digunakanuntuk berjualan. Jadi modal kami sudah kami tabung sejak beberapa tahun, barulah ketika semua sarana prasarana jualan lengkap, baru kami mulai jualan,” ungkap Aziz saat ditemui di lokasi jualannya, Senin (9/8/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”kuliner”]
Alumni Universitas Merdeka Madiun itu menerangkan kalau awal buka mereka mendapatkan lokasi yang berada di pinggir kota. Namun, justru peminat makin banyak. Animo pembeli yang bagus membuat mereka optimis kalau bisnis bisa berjalan lancar.
“Tepatnya di pertengahan tahun 2020, kala itu kebetulan minuman boba dan thai tea cukup digemari. Kami pun juga dapat pasar. Dan sejak saat itu langsung ada yang mau diajak ekrjasama yakni dengan sistem frachise,” katanya.
Aziz mengungkapkan kalau saat itu dirinya tak menyangka kalau kini bakal memiliki enam lokasi franchise di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun. Menurutnya, selain kualitas yang membuat mereka dipercaya, ada faktor lain yakni hubungan yang baik dengan para partner franchise. “Kami berharap tahun ini masih bisa tambah lagi. Meski kondisi belum benar – benar pulih, kami optimis bisnis masih bisa berjalan,” terangnya. (fiq/kun)






