Tuban (beritajatim.com) – Siapa sangka Pasar Baru Tuban, yang biasanya sepi saat malam hari, kini justru menjadi salah satu destinasi kuliner dan tempat nongkrong favorit anak muda. Semua berkat inisiatif sepasang suami istri milenial yang menghadirkan bakmie jalanan dan coffee street di area pasar tersebut.
Pasangan tersebut adalah Melina Purnama Putri Suwandi dan Fredix Ardhiansyah, pengelola warung Bakmie 9 dan kedai kopi jalanan Casta Copye. Dengan semangat wirausaha, keduanya menjadi pelopor geliat ekonomi malam hari di kawasan Pasar Baru Tuban.
“Awalnya kami ikut pertemuan dengan paguyuban Pasar Baru Tuban, membahas bagaimana caranya menghidupkan area depan pasar yang cenderung sepi malam hari. Dari situ muncul ide untuk mencoba konsep kuliner malam,” ujar Fredix, Sabtu malam (7/6/2025).
Sebelum berjualan di Pasar Baru, Fredix lebih dulu menjalankan coffee shop Sejalan Coffee di area GOR dan kemudian membuka kedai di Jalan Gajah Mada. Sang istri, Melina, mulai bereksperimen membuat bakmie, yang ternyata mendapat banyak ulasan positif dari pelanggan.
“Dari review positif itulah kami terpikir menggabungkan konsep bakmie dan kopi dalam suasana jalanan malam hari di pasar,” imbuhnya.
Setelah lima bulan berjalan, hasilnya luar biasa. Suasana malam yang dulunya lengang, kini ramai dengan pengunjung yang ingin menikmati sajian kuliner khas dari pasangan muda ini.
Harga menu yang ditawarkan sangat ramah di kantong. Bakmie dijual dengan harga Rp15.000 hingga Rp22.000, dengan varian seperti original, ayam jamur, ayam merah, dan yamin. Sedangkan untuk kopi, harganya berkisar Rp11.000 hingga Rp19.000.
Menu favorit yang sering dipesan pengunjung adalah Bakmie Komplit berisi ayam jamur, pangsit, ayam tabur, dan ayam merah. Sementara untuk minuman, yang paling diminati adalah Butterscotch dan Caramel Macchiato.
“Kami sempat mengalami masa sepi di dua bulan pertama. Tapi berkat promosi aktif di media sosial dan kegigihan kami, mulai bulan ketiga usaha kami mulai dikenal luas,” kata Fredix.
Pasar Jadi Ramai, Pemuda Turut Terinspirasi
Kesuksesan mereka bahkan menginspirasi pedagang lain untuk mulai membuka lapak di malam hari. Kini, suasana Pasar Baru Tuban pada malam hari jauh lebih hidup dan menjadi magnet baru bagi anak-anak muda untuk nongkrong.
Pihak pengelola pasar dan pemerintah daerah pun mendukung penuh inisiatif ini sebagai bagian dari upaya menggerakkan perekonomian lokal di malam hari.
“Kami berharap ke depan ada penataan kendaraan yang lebih rapi agar pengunjung semakin nyaman,” pungkas Fredix.
Kisah sukses Fredix dan Melina adalah contoh nyata bahwa kreativitas dan semangat wirausaha mampu mengubah wajah pasar tradisional menjadi pusat ekonomi kreatif dan hiburan malam yang inklusif. [dya/but]







