Gresik (beritajatim.com) – Jalan Raya Wringinanom Gresik kembali menelan korban jiwa. Dua pelajar meninggal setelah sepeda motor yang mereka kendarai tertabrak truk trailer. Korban yang meninggal dunia adalah RA (17), warga Perum Kota Baru Driyorejo (KBD), dan VR (18), asal Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.
Kecelakaan bermula saat kedua pelajar itu mengendarai motor Honda Beat Street W 3106 FJ dari arah timur menuju ke barat. Ketika melintas di Jalan Raya Wringinanom, mereka berusaha mendahului sisi kiri truk Nissan Trailer L 8720 UR yang dikemudikan oleh Sumarno, warga Benowo, Surabaya.
Saat kedua korban turun dari bahu jalan dan mencoba kembali ke jalan utama, tiba-tiba kemudi motor mereka berbelok ke kanan dan terjatuh. Bersamaan dengan itu, truk trailer muncul dan menabrak motor tersebut, menyebabkan kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian.
“Kedua korban itu mengalami luka parah dibagian kepala karena terlindas ban truk,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, Kamis (9/1/2025).
Aswoko menjelaskan, jenazah kedua korban telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses VER jenazah. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sudah diamankan, dan pengemudi truk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Kejadian ini yang kesekian kalinya dialami pelajar yang mengendarai motor,” ungkapnya.
Terkait insiden tersebut, Aswoko mengimbau kepada semua pengguna jalan, khususnya pengendara motor, untuk lebih berhati-hati.
“Tetap konsentrasi dan mematuhi peraturan lalu lintas. Jangan mendahului dari sebelah kiri karena berbahaya,” ungkap Aswoko. [dny/beq]






