Magetan (beritajatim.com) – Ada dua opsi untuk mengevakuasi truk muatan obat nyamuk bakar yang masuk jurang sedalam 20 meter di pinggir Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu, masuk Kelurahan Sarangan, Plaosan, Magetan, Jawa Timur.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan Ipda Agnes Triananta, opsi pertama adalah menarik truk di bekas jalur evakuasi bus maut tahun lalu. Namun, saat ini jalur itu sudah dibangun wahana wisata oleh pihak Lawu Green Forest.
Opsi kedua, evakuasi lewat jalur atas atau lewat jalan raya. Namun, upaya evakuasi lewat jalur atas cukup sulit karena medan yang curam.
BACA JUGA:
Polisi Masih Dalami Penyebab Truk Masuk Jurang di Magetan
“Namun kami masih menunggu pihak pemilik truk untuk mengevakuasi truk ini. Kemudian kami harus tanyakan duku ke pihak LGF, apakah berkenan jika nanti evakuasi melewati kawasan wisata ini,” kata Agnes usai olah TKP, Jumat (1/12/2023)
Diketahui, truk tersebut terjun ke jurang pada Jumat pagi. Kondisi truk rusak berat. Pada bagian wing box sudah patah dan rusak. Ratusan kardus berisi obat nyamuk bakar itu terhambur. Ada yang terkena air rembesan pipa yang putus karena tertabrak bodi truk.
BACA JUGA:
Truk Muat Obat Nyamuk Terjun ke Jurang 20 Meter di Magetan
Hingga saat ini, polisi dan warga masih mengamankan ratusan kardus berisi obat nyamuk bakar. Mayoritas barang yang dikirim sudah rusak karena terinjak saat upaya evakuasi sopir hingga terkena air. [fiq/beq]






