Kediri (beritajatim.com) – Seorang pemuda di Kediri nekat memanjat tower listrik bertegangan ekstra tinggi, pada Kamis (15/8/2024). Sempat bertahan selama 2 jam diatas ketinggian hingga 30 meter, pemuda itu akhirnya bersedia turun setelah ditawari makanan.
Drama ini dilakukan oleh Reyhan Bagus Irawan (23) warga Lingkungan Kresek RT 02 RW 01 Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Pemuda depresi itu naik ke tower listrik dengan daya listrik 500 KV nomor 546 yang terletak di persawahan setempat.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi mengatakan, Reyhan diketahui telah memanjat tower oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. “Kami langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), para petugas itu terdiri dari BPBD, TRC, Petugas GITET, dan Perangkat Desa setempat,” kata Kapolsek.
Reyhan berada di ketinggian kurang lebih selama 2 jam. Dia bersedia turun setelah dibujuk dengan makanan. Selanjutnya dia diserahkan ke pihak keluarga.
Petugas TRC Dinas Sosial Kota Kediri Reyna menyebut jika Reyhan mengalami depresi yang diakibatkan kehilangan uang dan HP.
Sebelum memanjat tower litrik itu, diketahui pemuda itu sempat melakukan pengrusakan terhadap kaca rumah milik tetangga dan dibenarkan oleh Hisyam Ketua Rt 03 yang berlokasi dengan tower itu.
Lurah Tempurejo Oryza Mahendrajaya mengakui jika Reyhan sudah dilakukan penanganan oleh Pemkot Kediri dan sesuai rencana pohak puskesmas setempat juga akan turun tangan dengan menyuntik obat penenang kepada pemuda itu.
“Baru kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara yang menangani ODGJ, nanti rujuknya gimana. Mudah-mudahan cukup ditangani di sini aja, ngga perlu dikirim ke RSJ seperti itu,” tambahnya. [nm/kun]






