Sampang (beritajatim.com) – Selama kurun waktu dua hari, warga di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, dihebohkan adanya kasus penganiayaan dengan mengunakan senjata tajam.
Sehari sebelumnya, Kamis (8/9/2022) kasus pembacokan terjadi di Desa Banyuates, inisial S hingga korban meninggal. Hari ini Jumat (9/9/2022), kembali terjadi kasus pembacokan di Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.
“Benar mas. Korban yang hari ini inisial R (38) TKPnya di Desa Masaran, tidak jauh dari rumah Kepala Desa (Kades) setempat,” terang Kapolsek Banyuates, Iptu Rizky Akbar Kurniadi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”carok”]
Rizky menambahkan, korban R mengalami luka akibat senjata tajam di lengan kirinya. “Korban R mengalami luka akibat sajam di lengan kirinya dan saat ini sudah ditangani medis,” imbuhnya.
Sayangnya, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail kronologis penganiayaan itu karena masih melakukan penyelidikan termasuk motif dibalik aksi keji tersebut. “Saat ini kami sedang melakukan pendalaman dan memburu pelakunya,” tandasnya.
Sekedar diketahui, sehari sebelumnya atau Kamis kemarin aksi kekerasan dengan senjata tajam menimpa korban seorang pria berusai 40 tahun mengalami luka sayatan senjata tajam dan meninggal di sekitar lokasi pangkas rambut di Desa/Kecamatan Banyuates, Sampang, motifnya yaitu asmara.[sar/kun]






