Malang (beritajatim.com) – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Kabupaten Malang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengikuti lomba Operasional dan Pemeliharaan Irigasi Tingkat Nasional yang digelar tahun ini.
“Kami mewakili Jawa Timur dalam mengikuti lomba Operasional dan Pemeliharaan Irigasi itu,” ungkap Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU-SDA) Kabupaten Malang, Khairul Kusuma, Selasa (27/6/2023).
Khairul menjelaskan, tim Pembina Lomba Operasional dan Pemeliharaan Tingkat Provinsi Jatim sudah melakukan peninjauan lapangan dalam rangka mempersiapkan peserta lomba. Untuk penilaian, bakal dimulai bulan Juli 2023 mendatang.
“Penilaian kinerja terhadap pencapaian pengelolaan Operasional diantaranya kondisi prasarana, air, manajemen, kelembagaan pengelolaan irigasi dan sumber daya manusia,” beber Khairul.

Menurut Khairul, penilaian juga termasuk upaya normalisasi saluran irigasi yang terus digencarkan memasuki musim kemarau kering 2023. Sebab itu, Tradisi Susuk Wangan di wilayah Kabupaten Malang, terus dilakukan agar saluran irigasi di 33 kecamatan betul-betul normal di musim kemarau ini.

Khairul mengaku, saluran irigasi di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, dipilih untuk mengikuti lomba tingkat Nasional. Ada 6 UPT yang ditugaskan di Ngajum untuk mensupport, mulai pengecatan hingga pembersihan rumput yang mengambang.
Baca Juga:
Bupati Malang Buka Festival Tilawah Al-Qur’an 2023
Sebelumnya, DPU-SDA Kabupaten Malang bekerjasama dengan Himpunan Petani Pemakaian Air (HIPPA) di 33 kecamatan untuk operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi.
“Seperti di daerah irigasi Karangkates, semuanya kita lakukan tradisi Susuk Wangan. Di Karangkates ini luasnya 155 Ha,” pungkas Khairul. [yog/beq]






