Surabaya (beritajatim.com) – Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PSI, William Wirakusuma, mengusulkan pengembangan kawasan Jalan Tunjungan menjadi area khusus pejalan kaki. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dan meminimalisir kemacetan di wilayah tersebut.
“Sekarang kan sudah rame banget ya, jadi sudah berkembang sangat bagus. Ke depannya sih saya usulkan untuk jalan khusus pejalan kaki,” kata William di DPRD Surabaya, Rabu (9/10/2024).
Ia menambahkan bahwa kendaraan pribadi, termasuk mobil dan motor, tidak boleh memasuki kawasan tersebut.
William juga menjelaskan bahwa kendaraan umum, seperti Surabaya Bus wira-wiri tetap diizinkan untuk beroperasi di jalan tersebut. Hal ini dimaksudkan agar area tersebut tetap dapat diakses oleh wisatawan tanpa menambah beban lalu lintas.
“Nanti ada pengecualian untuk transportasi umum, jadi benar-benar wilayah situ buat wisata dan khusus pejalan kaki,” tambahnya.
Untuk menunjang rencana tersebut, William mengusulkan agar kantong-kantong parkir disiapkan di sekitar Jalan Tunjungan. “Kita sudah ada yang di Siola, daerah Genteng Kali, mungkin nanti ditambah di daerah Blauran atau di daerah Embong Malang,” ujarnya.
Ia berharap rencana ini bisa menjadikan Jalan Tunjungan sebagai kawasan belanja dan wisata yang ramah bagi pejalan kaki, serupa dengan beberapa wilayah di Hongkong yang akhirnya ditutup untuk kendaraan pribadi. [asg/but]






