Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Fatkur Rohman menyebut program yang diusulkan menggunakan dana kelurahan (dakel) sebaiknya dipublikasikan ke masyarakat.
Sehingga dengan prinsip keterbukaan ini, masyarakat dapat mengetahui pemanfaatan dakel di wilayahnya. “Dakel ini harus kita kawal bersama-sama. Dan untuk transparansi, alangkah baiknya jika daftar program dakel 2022 bisa ditempelkan di kantor kelurahan atau bahkan di seluruh Balai RW di kelurahan tersebut. Sehingga warga juga bisa mengetahui program apa yang akan direalisasikan di kampung mereka,” kata Fatkur Rohman saat dihubungi, Selasa (21/12/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”dprd-surabaya”]
Seperti diketahui, total anggaran dakel tahun 2022 sebesar Rp 417 miliar. Setiap kelurahan rata-rata akan menerima Rp3 miliar. Dana yang tidak sedikit itu diharapkan termanfaatkan dengan baik. Selain itu, juga harus ada langkah-langkah preventif supaya dakel tak diselewengkan. “Pemkot sudah menggandeng jajaran samping seperti kejaksaan dan kepolisian untuk memonitoring penggunaan dakel. Diharapkan ini terlaksana dengan maksimal,” kata Wakil ketua Fraksi PKS ini.
Tak hanya itu, kata Fatkur, nantinya di Komisi A DPRD Surabaya akan melakukan sampling di beberapa kelurahan. Tujuannya untuk melihat sejauh mana dakel termanfaatkan.(asg/kun)






