Ponorogo (beritajatim.com) – Setelah merampungkan alat kelengkapan dewan (alkap), DPRD Ponorogo langsung tancap gas untuk menyelesaikan agenda kerja yang telah direncanakan. Dalam Rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang berlangsung beberapa hari lalu, DPRD dan pihak eksekutif menetapkan sejumlah agenda prioritas yang akan dikejar hingga akhir tahun ini.
Agenda utama dalam rapat tersebut adalah penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, yang akan melalui beberapa tahapan hingga November mendatang. Selain APBD, pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) juga menjadi prioritas utama agar dapat selesai sesuai target waktu.
Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyatakan bahwa pembahasan APBD memerlukan waktu yang cukup panjang, melibatkan berbagai tahapan seperti penyampaian nota keuangan, pandangan umum, serta pembahasan bersama panitia khusus (pansus).
“Pembahasan APBD tidak bisa dilakukan secara singkat karena melibatkan banyak tahapan. Ini perlu kolaborasi yang baik antara legislatif dan eksekutif,” ujar Dwi Agus, Jumat (25/10/2024).
Dwi Agus juga menginstruksikan komisi-komisi baru di DPRD Ponorogo untuk segera mengadakan rapat internal dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, agar sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah semakin kuat. Melalui pertemuan ini, diharapkan program-program pemerintah dapat berjalan dengan seirama dan efektif.
“Rapat ini juga menjadi momen perkenalan bagi susunan komisi baru yang terbentuk setelah lima tahun,” tambah Dwi Agus.
Ia juga berharap seluruh anggota dewan aktif berpartisipasi dalam setiap rapat dan kegiatan yang telah dijadwalkan. Menurutnya, kehadiran anggota dewan di forum resmi sangat penting untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Ponorogo dan mempertahankan semangat baru dalam periode ini.
“Kami harapkan anggota dewan selalu aktif dan berkontribusi lebih banyak dalam periode baru ini,” pungkas Dwi Agus. [end/beq]






