Malang (beritajatim.com) – Aremania Utas di bawah Koordinator Presidium Ali Rifki terus menunjukkan gebrakan positif untuk suporter Arema FC. Salah satu terobosan penting adalah berhasil menyatukan dua kelompok Aremania yang sempat terpecah, sekaligus meluncurkan program Kartu Tanda Anggota (KTA) Aremania Utas berbasis online.
Inovasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari anggota DPRD Kabupaten Malang, Fakih Pilihan. Menurut anggota Fraksi Partai Golkar itu, program KTA berbasis digital akan mempermudah akses informasi bagi Aremania dan Aremanita, khususnya terkait jadwal pertandingan dan harga tiket masuk stadion.
“Saya berharap dengan adanya program itu, sistem manajemen sampai sistem keamanan suporter bisa lebih mudah terkontrol,” ujar Fakih, Rabu (7/5/2025).
Fakih yang juga Ketua Santri Embongan dan berasal dari Kecamatan Pagelaran menambahkan bahwa dunia persepakbolaan tanah air sudah seharusnya mengikuti standar FIFA. Ia menyoroti pentingnya penyesuaian jumlah tiket dengan kapasitas stadion serta larangan penjualan tiket di hari pertandingan.
“Dimana jumlah tiket yang dijual tidak boleh melebihi kapasitas aman stadion. Dan penjualan tiket di stadion pada hari H pertandingan dilarang,” jelas anggota Komisi I DPRD Kabupaten Malang ini.
Jelang laga Arema FC melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan Kepanjen pada 11 Mei 2025, Fakih berharap pertandingan berlangsung tertib, aman, dan diwarnai dukungan penuh dari tribun suporter. [yog/beq]






