Malang (beritajatim.com) – Perhelatan Porprov Jatim 2025 semakin dekat. Kota Malang yang menjadi tuan rumah bersama Kabupaten Malang dan Kota Batu terus berbenah. Salah satunya memperbaiki venue atletik di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Komisi D DPRD Kota Malang yang melakukan sidak kesiapan venue pada Rabu (7/5/2025) mengkritik standar venue atletik yang ada di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Ginanjar Yoni mengatakan jarak garis finish yang terlalu dekat dengan tikungan membahayakan bagi atlet yang berlari dengan kecepatan tinggi usai mencapai garis finish karena berpotensi terbentur pembatas hingga pagar tribun.
“Sesuai standar, (garis) finish dengan pembatas harus berjarak 17 meter. Sementara di sini hanya 12 meter,” ujar Ginanjar.
Di lintasan atletik kini terdapat 8 jalur pelari jalur ke-8 atau jalur terluar dianggap tak sesuai standar dengan kondisi yang ada, hanya 7 jalur yang nantinya akan digunakan dengan catatan garis finish di jalur ke-7 harus dimundurkan dan diberikan matras untuk safety.
“Tadi informasinya solusinya dikasih matras di pinggir tribun (di pembatas) sebagai safety di titik finish. Karena atlet yang berlari kencang kan gak bisa tiba tiba berhenti,” ujar Ginanjar.
Kota Malang sendiri akan mempertandingkan 22 cabang olahraga di Porprov Jatim pada akhir Juli 2025 mendatang. DPRD Kota Malang meminta seluruh venue selesai di pertengahan Mei 2025 agar para atlet kontingen Kota Malang bisa beradaptasi dengan venue yang sudah direnovasi.
“Kehadiran kami ini untuk memastikan kesiapan dan progres venue yang saat ini direnovasi. Mana mana yang masih kurang, mari segera dibenahi untuk persiapan Porprov di Kota Malang ini. Kami harap pertengahan Mei selesai biar bisa dicoba para atlet,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Eko Herdiyanto. (luc/ian)






