Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadwalkan pelaksanaan gerak jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) 30 Kilometer pada 3 September 2022. DPRD Jember menyarankan agar pelaksanaannya ditunda.
“Kami sarankan agar Tajemtra diundur dan dibarengkan hari jadi Kabupaten Jember 1 Januari 2023. Kegiatan pada Agustus-September 2022 sudah banyak,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, ditulis Minggu (21/8/2022).
Selain itu, lanjut Halim, saat ini pemerintah daerah tengah sibuk membahas Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022. “Biar aktivitas penyusunan anggaran tidak terganggu,” katanya. Selain itu saat ini pemerintah daerah juga sedang membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jember (APBD) 2023.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tajemtra”]
Pelaksanaan Tajemtra bersamaan dengan hari jadi Kabupaten Jember dinilai Halim momentum perayaan yang tepat. “Biar ada kegiatan yang spektakuler, sehingga kegiatan tidak menumpuk pada Agustus. Terakhir, ketersediaan anggaran penyelenggaran terlalu minim. Mungkin butuh tambahan anggaran yang bisa diambil dari Perubahan APBD 2022,” kata Halim.
Tajemtra adalah gerak jalan tradisional yang berlangsung sejak 1970-an. Gerak jalan ini biasanya diselenggarakan pada Agustus-September untuk memperingari Hari Kemerdekaan RI. Ribuan orang peserta berjalan kaki dari alun-alun Kecamatan Tanggul hingga alun-alun Jember. [wir/ted]






