Jember (beritajatim.com) – Komisi D DPRD Jember menyoroti anggaran pembinaan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur melalui hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebesar Rp 3 miliar.
Porprov akan digelar pada 25 Juni – 3 Juli 2022. Empat kabupaten jadi tuan rumah bersama, yakni Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo. “Mempersiapkan atlet dengan anggaran Rp 3 miliar ini apakah cukup? Selama 3,5 bulan apakah cukup membina atlet?” kata anggota Komisi D Ardi Pujo Prabowo.
Ardi prihatin dengan kondisi ini. “Kesiapan anggaran sangat minim. Rasanya kok kami pesimis target tiga besar yang disampaikan bupati bisa terealisasi,” katanya.
“Kita malu kalau Jember gembar-gembor membangkitan prestasi olahraga yang selama ini vakum hampir kurang lebih lima tahun. Kemarin saat Porprov 2019 kita peringkat 24. Kita tidak ingin itu terulang pada Porprov 2022. Apalagi kita jadi tuan rumah,” kata Ardi.
Ketua KONI Jember Sutikno mengatakan anggaran Rp 3 miliar dari APBD memang dikonsentrasikan untuk pemusatan latihan. “Insya Allah dana yang dikucurkan ke KONI akan dimaksimalkan untuk persiapan atlet. Harus cukup,” katanya.
Sutikno akan berusaha memenuhi target prestasi yang diinginkan Bupati Hendy Siswanto. “Semua cabor memiliki semangat yang sama untuk berbuat bagi Jember,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”koni-jember”]
Sutikno ingin Jember meneladani Kabupaten Kediri. “Kediri tidak pernah lepas dari lima besar Porprov. Di situ sudah ada pusat latihan kabupaten. Tiap tahun mereka menganggarkan. Atlet dapat uang saku Rp 750 ribu, pelatihnya dapat Rp 1 juta. Ada atlet Jember yang hijrah ke sana,” katanya.
Sutikno juga berusaha belajar dari Kabupaten Probolinggo. “Kemarin, saya telepon (pengurus KONI Probolinggo). Kebetulan teman juga. Probolinggo juga berusaha mendekati atlet. Di Probolinggo ada empat kategori. Yang dapat medali emas mendapat beasiswa Rp 500 ribu, perak Rp 400 ribu, perunggu Rp 350 ribu. Tiap bulan. Atlet bangga dapat uang saku dari pemerintah dengan prestasinya, supaya dicontoh siswa sekolah lainnya. Kita ingin Jember seperti itu. Pelan tapi pasti kita berbenah di situ,” katanya. [wir/suf]






