Surabaya (beritajatim.com) – Prodi Manajemen Pendidikan (MP), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Singapura pada tanggal 26 April 2024 lalu.
Kegiatan PKM ini berfokus pada pelatihan pemanfaatan Akun Belajar.Id dalam pembuatan bahan ajar berbasis Google Sites bagi guru SILN di Singapura. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru dan memotivasi peserta didik.
Tim PKM MP Unesa dipimpin oleh Rezki Nurma Fitria, M.Pd., dengan anggota Dr. Ainur Rifqi, M.Pd.; Dr. Ayu Wulandari, M.Pd.; dan Dr. Muhammad Sholeh, M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SILN Singapura (SD-SMP dan SMA).
Pelatihan pembuatan bahan ajar dengan Google Sites menggunakan Akun Belajar.Id dilaksanakan secara luring maupun daring dan dibagi menjadi tiga tahapan:
In-service Learning 1: Penyampaian materi secara daring.
On the Job Learning: Implementasi materi pelatihan di kelas masing-masing.
In-service Learning 2: Diskusi dan refleksi atas implementasi materi pelatihan.
“Para guru diajari cara membuat bahan ajar berbasis Google Sites dengan memanfaatkan Akun Belajar.Id melalui penyampaian teori dan video melalui Youtube,” kata Rezki, Kamis (27/06/2024)
Kegiatan PKM ini juga diiringi dengan penandatanganan Kerjasama Tri Dharma antara Program Studi Manajemen Pendidikan FIP Unesa dengan SILN Singapura.
Kerjasama ini akan berlangsung selama 2 tahun untuk membantu dan mendampingi SILN Singapura menerapkan Bahan Ajar Berbasis Google Sites melalui Pemanfaatan Akun Belajar.Id.
Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Ibu Yenny Dwi Maria, M.Ed. selaku Kepala SILN Singapura dan Koorprodi Manajemen Pendidikan Unesa. “Diharapkan melalui pelatihan ini, para guru SILN Singapura dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memotivasi peserta didik dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Rezki.
Kerjasama Tri Dharma antara Unesa dan SILN Singapura juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia di luar negeri. [fiq/kun]






