Malang (beritajatim.com) – Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) memberikan pembekalan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
Melalui rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat, tim dosen FEB Unisma memperkenalkan prospek profesi akuntan di era modern.
Kegiatan ini menyasar para siswa dari SMK Shalahudin Malang dan SMK Mutiara Harapan Lawang. Tim pengabdian yang beranggotakan pakar akademisi, yakni Dr. Dwiyani Sudaryanti, SE., M.Si., Dr. Dewi Diah Fakhriyyah, SE., MSA., dan Dr. M. Cholid Mawardi, SE., MM., turun langsung untuk memberikan sosialisasi dan penguatan materi akuntansi.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Dwiyani Sudaryanti, menjelaskan bahwa inisiasi ini merupakan respons positif atas permintaan dari pihak SMK Mutiara Harapan Lawang. Sekolah tersebut memandang penting adanya pendampingan akademis dari perguruan tinggi untuk memastikan kesiapan siswa menghadapi standarisasi kelulusan melalui UKK.
“Kegiatan ini berawal dari permintaan pihak SMK Mutiara Harapan Lawang yang menginginkan agar tim Dosen Prodi Akuntansi FEB UNISMA memberikan bekal kepada siswanya dalam menghadapi UKK. Tentu hal ini disambut baik oleh prodi sebagai bagian dari pengabdian kami,” ujar Dr. Dwiyani pada beritajatim.com, Sabtu (18/4/2026).
Dalam pemaparannya, tim dosen tidak hanya fokus pada teknis perhitungan akuntansi, tetapi juga memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran strategis akuntan saat ini. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki gambaran yang jelas mengenai dunia kerja serta peluang karier yang luas di masa depan.
Dr. Dewi Diah Fakhriyyah menekankan bahwa penguatan mindset profesionalisme menjadi fondasi penting sebelum siswa terjun ke simulasi teknis.
“Kami tidak hanya memberikan materi, tetapi juga membangun pola pikir siswa mengenai pentingnya kompetensi dan profesionalisme di bidang akuntansi. Ini menjadi bekal awal sebelum mereka mengikuti simulasi UKK yang lebih intensif,” tuturnya.
Selain aspek akademik, kegiatan ini memiliki dimensi kolaborasi yang kuat. Dr. M. Cholid Mawardi menyatakan bahwa program ini merupakan tahap awal yang nantinya akan bersinergi dengan program mahasiswa melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Akuntansi FEB UNISMA. Sinergi ini mencerminkan integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkelanjutan.
Program pengabdian ini juga menjadi langkah strategis FEB UNISMA dalam menjaga relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Siswa SMK, sebagai calon tenaga kerja siap pakai, dinilai membutuhkan arahan karier yang relevan agar mampu menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
“Dampak dari kegiatan ini juga menyentuh aspek institusional. Peningkatan kinerja pengabdian masyarakat dan penguatan jejaring kemitraan dengan sekolah menjadi poin penting dalam penilaian akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA),” uajar Dr. M. Cholid Maward.
Pihak SMK Mutiara Harapan Lawang memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran para pakar dari FEB Unisma lewat acara yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) lalu. Mereka menilai sosialisasi profesi dan penguatan materi ini sangat membantu siswa dalam memetakan arah pengembangan karier pasca-kelulusan. (dan)






