Gresik (beritajatim.com) – Bulan Ramadan 1447 H dimanfaatkan aparat kepolisian untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial. Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Manyar yang membagikan takjil gratis kepada pengguna jalan dengan menggandeng kelompok perguruan silat.
Aksi sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Manyar.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 100 pengguna jalan menerima takjil gratis menjelang waktu berbuka puasa. Pembagian dilakukan kepada berbagai kalangan, mulai dari pengendara sepeda motor, mobil pribadi, hingga sopir kendaraan besar yang melintas di wilayah Manyar.
Kapolsek Manyar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat silaturahmi selama bulan suci Ramadan.
“Semoga kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman di bulan suci Ramadan,” katanya, Minggu (8/3/2026).
Gifari menjelaskan, kegiatan sosial tersebut juga menjadi wujud sinergi untuk menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mengarahkan potensi anak muda ke arah yang lebih positif.
Menurutnya, keterlibatan anggota perguruan silat diharapkan dapat menghapus stigma negatif terkait aksi kekerasan yang sempat mencuat dalam beberapa pekan terakhir.
“Kami ingin potensi dan bakat para pesilat dapat disalurkan melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat menjalankan aktivitas sehari-hari, baik ketika berkendara, berbelanja, maupun saat meninggalkan rumah.
“Potensi gangguan kamtibmas bisa muncul kapan saja dan di mana saja, sehingga masyarakat perlu tetap berhati-hati,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor, Yudhi Anggoro, mengapresiasi langkah Polsek Manyar yang melibatkan anak muda dalam kegiatan sosial.
Menurutnya, kegiatan positif seperti ini dapat membantu mencegah berbagai tindakan yang merugikan masyarakat.
“Sinergi seperti ini penting untuk terus dilakukan secara berkala, tidak hanya saat Ramadan saja tetapi juga pada kegiatan sosial lainnya,” pungkasnya. [dny/but]






