Malang (beritajatim.com) – Ketua Bidang Keagamaan dan Pengembangan Sumber Daya Yayasan Universitas Islam Malang (Unisma), Drs. K.H Ali Ashari, M.Pd, menyebut bahwa doa terbaik pada acara 17 Agustus diawali dengan bersyukur akan hadiah kemerdekaan. Karena dengan kemerdekaan dapat membuat berbagai pekerjaan dilakukan optimal.
“Kalau pendapat saya terkait dengan doa terbaik pada acara 17 Agustus adalah pertama bersyukur akan dihadiahi kemerdekaan, dengan kemerdekaan kita bisa berbuat secara optimal, mulai dari bekerja, beribadah, menuntut ilmu dan hidup bermasyarakat,” ujar Kiai Ali, sapannya, pada beritajatim.com, Kamis (15/8/2024)..
Kedua, lanjut Kiai Ali, meminta kepada Allah agar diberi kekuatan untuk mengisi kemerdekaan itu dengan baik.
“Kita harus juga meminta kepada Allah agar pimpinan Negaranya dalam bimbingan-Nya, sehingga bisa adil, arif, makmur, dan kebaikan lainnya,” lanjut Kiai Ali.
Pada awal sebelum berdoa Kia Ali menyarankan agar membaca :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ , حَمْدًا شَاكِرِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعْمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ , يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ .
Tidak lupa juga untuk mendoakan Syuhada dan Mujahid Negara Indonesia :
اللهم إغفر وارحم لجميع الشهداء ومجاهدين لإستقلال بلدنا إندونيسيا،
“Intinya kita harus bersyukur, meminta bisa berbuat atas kesyukuran itu, kita meminta pimpinan kita dalam lindungan Allah dan para pejuang kita diampuni serta disayang Allah,” tutup kiai yang dosen di FKIP Unisma ini. [dan/aje]






