Surabaya (beritajatim.com)- Mengawali hari Senin dengan sebaik-baiknya berdoa dan berusaha adalah tindakan tepat. Dalam artikel ini akan disampaikan dan diulas mengenai doa di hari Senin agar selalu dicukupkan dan mampu segera lunasi hutang hutang.
Hari Senin harusnya dihadapi dengan penuh optimis. Karena diharapkan usai liburan akan diberikan kelapangan rejeki dengan sejumlah kegiatan rutin maupun hal tak terduga. Akan tetapi hari Senin tidak serta merta akan memberikan harapan, apalagi kalau masih menyisakan utang maupun kewajiban melunasi tanggungan.
Dalam kondisi tersebut, sebaiknya mengawali hari termasuk Senin dengan berusaha dan berdoa. Besar harapan, aneka kesulitan tersebut dapat terurai dan menemukan solusi terbaik, termasuk masalah utang.
Karena siapa pun yang memiliki utang tentu ingin segera terbebas dari tanggungan tersebut. Sebab, walau bagaimanapun, utang adalah beban dan harus dilunasi sampai kapan pun kecuali dibebaskan peminjamnya. Bahayanya, jika tidak diselesaikan di dunia, urusan utang akan berlanjut di akhirat, naudzubillah.
Melansir portal resmi NU, Senin (5/2/2024) diulas berbagai macam ikhtiar tentunya harus dilakukan agar segera bisa melunasi utang, termasuk ikhtiar doa.
Salah satunya adalah dengan doa yang pernah diajarkan Rasulullah kepada seorang sahabat Anshar, sebagaimana yang diriwayatkan Abu Dawud, nomor hadis 1555, berikut ini.
“Jika memasuki waktu pagi dan sore hari, maka bacalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
[Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl]
Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang. [aje]






