Malang(beritajatim.com) – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III mengajak siswa SD hingga mahasiswa di Perguruan Tinggi untuk sadar membayar pajak. Mereka membuat kegiatan pajak bertutur, sebuah kampanye program inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan.
“Pajak berperan penting pada kehidupan
bernegara, khususnya dalam pelaksanaan pembangunan bangsa. Sebagai warga
sipil, membayar pajak juga menjadi salah satu bentuk bela negara. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesadaran pajak terhadap manfaat dan fungsi perpajakan, diperlukan edukasi perpajakan,” kata Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III, Agustin Vita Avantin, Rabu, (25/8/2021).
Kegiatan pajak bertutur dilakukan secara daring. Tahun ini mereka mengambil tema ‘Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara’. Pajak bertutur tahun ini fokus pada pengenalan pajak dan manfaatnya bagi negara. Kanwil DJP Jawa Timur III juga menggandeng berbagai universitas dari Trenggalek hingga Banyuwangi untuk mengikuti kegiatan ini.
“Salah satu upaya mendukung edukasi perpajakan yaitu adanya dukungan dari pihak ketiga tujuananya terdorongnya kepatuhan perpajakan secara sukarela. Kami berkomitmen mendidik generasi muda calon pelaku ekonomi masa depan menjadi warga negara yang mempunyai kesadaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Generasi mendatang harus memiliki budaya dan karakter berwawasan kebangsaan, cinta tanah air, bela negara, termasuk kesadaran membayar pajak,” papar Vita.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pajak-jatim”]
DJP Jatim III juga bekerja sama dengan perguruan tinggi melalui program Tax Center untuk mendukung, mempublikasikan, dan menyukseskan kegiatan edukasi perpajakan kepada masyarakat dan civitas akademika. Mereka berharap dengan kegiatan pajak bertutur menjadi jalan pendekatan kesadaran pajak di dunia pendidikan. Serta mendapatkan dukungan dari lembaga pendidikan.
“Selain itu, diharapkan juga menjadi penarik perhatian masyarakat maupun pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. Untuk menyadari adanya program Inklusi Kesadaran Pajak yang masuk dalam pendidikan dan selanjutnya memberikan dukungan sesuai tugas serta fungsi masing-masing,” tandasnya. (luc/ted)






