Surabaya (beritajatim.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para atlet bulu tangkis muda Indonesia. Tim Merah Putih berhasil meraih juara Piala Suhandinata pada ajang World Junior Championships (WJC) 2024, mengalahkan negara-negara kuat bulu tangkis dunia. Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian luar biasa ini, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan penghargaan sebesar Rp457,5 juta kepada seluruh anggota tim.
Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Edi Sukarno, Wakil Sekretaris Jenderal PBSI memberikan apresiasi senilai Rp457,5 juta dan Rp200 juta untuk 20 atlet, manager tim, wakil manager tim, pelatih tunggal putra & putri, pelatih ganda putra & putri, pelatih ganda campuran, pelatih fisik, serta tim pendukung yang meliputi dokter, psikolog, fisioterapis, masseur, hingga sport science.
Dalam konferensi pers yang digelar di Surabaya, Senin (27/10/2024) Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengungkapkan kunci di balik kesuksesan para atlet muda ini.
“Kaderisasi yang konsisten menjadi fondasi kuat bagi prestasi bulu tangkis Indonesia. Meskipun dihadapkan pada tantangan pandemi COVID-19, kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelatihan dan kesempatan bertanding secara berkelanjutan,” ujar Yoppy.
Yoppy menambahkan bahwa Djarum Foundation telah membangun sistem pembinaan yang solid, mulai dari tahap pencarian bakat hingga pematangan prestasi di level internasional.
“Kami percaya bahwa dengan memberikan dukungan yang optimal sejak dini, atlet-atlet muda Indonesia dapat tumbuh menjadi pebulu tangkis kelas dunia,” tegasnya.
Senada dengan Yoppy, Mutiara Ayu Puspitasari, kapten tim Indonesia, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh Djarum Foundation.
“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berjuang dan mengharumkan nama bangsa. Kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pelatih dan seluruh tim yang telah bekerja keras,” kata Mutiara.
“Sebagai kapten, saya berusaha untuk menjaga semangat juang tim dan menciptakan suasana yang kondusif. Kami saling mendukung satu sama lain dan selalu memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” ujar Mutiara juga berbagi pengalamannya dalam memimpin tim selama kompetisi.
Mohammad Zaki Ubaidillah yang turun pada nomor beregu sektor tunggal putra berhasil menundukkan wakil China, Hu Zhe An di dua partai mengucap syukur atas capaian tim. Ia mengatakan, bahwa keberhasilan ini tak lepas dari pengorbanan dan gotong royong tim selama menjalani laga. Menjalani debut di kejuaraan WJC, Ubed, sapaan karibnya juga sukses meraih medali perunggu di nomor perorangan.
“Di nomor beregu. poin-poin awal saya masih belum begitu dapat feel bermainnya karena masih agak tegang (melawan China). Tapi mulai 3 poin ke atas saya berusaha lebih tenang dan berusaha semaksimal mungkin tidak melakukan kesalahan sendiri. Medali ini saya persembahkan untuk bangsa Indonesia,” ucap Ubed warga Ketapang, Sampang Pulau Madura.
Djarum Foundation telah lama dikenal sebagai salah satu pilar penting dalam pengembangan bulu tangkis Indonesia. Melalui program-program pembinaan yang komprehensif, Djarum Foundation telah melahirkan banyak pebulu tangkis berbakat yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Dengan keberhasilan meraih juara Piala Suhandinata, para atlet muda Indonesia membuktikan bahwa bulu tangkis Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Apresiasi yang diberikan oleh Djarum Foundation diharapkan dapat semakin memotivasi para atlet muda untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa. [rea/but]






