Gresik (beritajatim.com) – Tampil loyo dan kurang trengginas di kandang sendiri, Gresik United (GU) dilibas tim tamu PSN Ngada dengan skor 1-3 di laga lanjutan Liga 3 Pra Nasional Grup C yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Minggu (3/11/2019).
Ketiga gol PSN Ngada diciptakan Kiken Mentinus Nikodemus Wea menit ke 23, Yohanes K.Nono menit ke 10 dan 61. Sementara gol balasan GU dicetak Wismoyo Widhistio Putro menit ke 29.
Duel GU melawan tim tamu PSN Ngada berlangsung keras. Sehingga, ada 4 kartu kuning dan satu kartu merah yang dikeluarkan wasit Bagus Kurniawan asal Bantul.
GU yang berambisi memenangkan pertandingan malah kebobobolan dulu oleh pemain PSN Ngada Yohanes K.Nono di menit ke 10. Unggul satu gol, tim tamu malah menambah gol keduanya di menit 23 yang dicetak Yohanes K.Nono.
Tertinggal dua gol, GU berusaha mengejar ketinggalan. Hasilnya, di menit ke 29 Wismoyo Widhistio Putro mampu memperkecil ketinggalan. Namun, hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap 1-2 untuk PSN Ngada.
Memasuki babak kedua, permainan tim GU malah tidak terpola. Anak asuh Jamal Yastro itu lebih banyak memainkan long passing kr jantung pertahanan PSN Ngada.
Berkali-kali serangan dari wing bek maupun umpan dari tengah masih dipatahkan oleh pemain belakang PSN Ngada.
Memasuki menit ke 61, tim akhirnya menambah gol ketiganya melalui Johanes K.Nono. Ketinggalan tiga gol membuat permainan kedua tim, mulai menjurus kasar sehingga membuat pemain belakang PSN Ngada, Cornelis Oscar Dhewa Daga terpaksa diganjar dengan kartu merah di menit ke 87 setelah sebelumnya mengantongi akumulasi dua kartu kuning.
Menanggapi kekalahan ini, pelatih GU Jamal Yastro berdalih anak asuhnya masih minim jam terbang sehingga perlu perbaikan di semua lini.
“Jujur saya akui jam terbang pemain kami masih minim. Bahkan, dari curricullum vitae-nya ada yang belum pernah bermain di kompetisi liga,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik-united”]
Sementara pelatih PSN Ngada Kletus Marselinus Gabhe menyatakan dirinya tidak menyangka timnya mampu membawa tigas poin di kandang lawan.
“Target kami sebenarnta cuma bawa satu poin di kandang GU. Tapi, sebaliknya malah bisa menang,” pungkasnya. [dny/but]






