Tuban (beritajatim.com) – Bojonegoro FC belum berhasil meraih kemenangan pada laga perdana Liga 4 setelah takluk 2-0 dari Persatu Tuban di Tuban Sport Centre (TSC). Meski demikian, tim pelatih mengaku tetap puas dengan performa skuat muda mereka, meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-42.
Dalam laga tersebut, pemain bernomor punggung 16, M. Afandi Yusuf, menerima kartu merah di menit 42 setelah dianggap melakukan pelanggaran oleh wasit.
Head Coach Bojonegoro FC, Alex Saputro, menilai para pemain telah menjalankan instruksi dengan baik meskipun hasil akhir belum memuaskan.
“Secara tim, kami puas dengan performa pemain. Meskipun ada kartu merah, apa yang diinstruksikan sudah berjalan di lapangan,” ujarnya, Minggu (07/12/2025).
Alex menambahkan bahwa evaluasi tetap akan dilakukan menjelang pertandingan kedua pada Selasa mendatang. Ia menyoroti faktor mental pemain yang sebagian besar masih sangat muda.
“Banyak pemain kami masih usia muda, sehingga dari segi mental masih kurang. Sementara Persatu persiapannya lebih matang. Ini yang akan kami benahi,” imbuhnya.
Sementara itu, pemain Bojonegoro FC, Odie, menyampaikan terima kasih kepada pelatih dan seluruh tim atas kerja keras dalam pertandingan ini.
“Hasilnya memang kurang memuaskan, tapi ini menjadi pembelajaran. Persiapan kami hanya beberapa hari, dan mayoritas pemain adalah kelahiran 2007–2008. Semoga ke depan bisa memperoleh poin dan tampil maksimal,” tutupnya. [dya/but]







