Surabaya (beritajatim.com) – Setelah segala kasus dan tuduhan yang mengganggu karirnya sejak Juni 2022 lalu, musisi Inggris Rex Orange County akhirnya diputuskan tidak bersalah atas tuduhan pelecehan seksual. Penyanyi bernama lengkap Alexander James O’Connor itu pun membuat pernyataan resmi melalui akun Instagram pribadinya.
“Hari ini, seluruh tuduhan kepadaku telah dijatuhkan. Layanan Kejaksaan meninjau bukti dan memutuskan bahwa tidak ada bukti dalam kasus ini untuk diadili, putusan tidak bersalah terhadap seluruh tuntutan.” tulisnya melalui akun @rexorangecounty pada Kamis, 22 Desember 2022.
Dalam pernyataannya, Rex juga mengungkapkan bahwa ia selalu membantah tuduhan tersebut.
“Saya tidak pernah menyerang siapa pun dan saya tidak memaafkan kekerasan atau perilaku kasar dalam bentuk apa pun,” katanya.
Pelantun “Sunflower” ini juga menjelaskan perihal rekaman CCTV yang diperoleh polisi bertentangan dengan laporan peristiwa pelapor. Alhasil, bukti penting tersebut tidak mendukung tuduhan pelecehan yang menimpa dirinya. Ini juga berarti tidak ada bukti sama sekali tentang tuduhan tersebut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”artis”]
“Ini adalah waktu yang sulit bagi semua orang yang terlibat dan saya ingin berterima kasih kepada orang-orang yang telah membantu saya melewatinya. Serta keluarga dan orang yang saya cintai atas dukungan mereka yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Awal mula kasus ini ketika ia didakwa dengan enam tuduhan pelecehan seksual kepada seorang perempuan dalam dua hari di tempat yang berbeda-beda.
Disebutkan pelecehan tersebut terjadi sebanyak dua kali pada 1 Juni di kawasan London bagian Barat. Kemudian, empat kali pelecehan seksual pada 2 Juni, yakni di taksi dan tiga kali di rumahnya di Notting Hill. Disebutkan ia telah menyentuh perempuan tersebut di bagian kaki, leher, punggung, dan pantat.
Kasus tersebut sejatinya telah dijadwalkan untuk diadili pada 3 Januari 2023. Akibatnya, Rex membatalkan serangkaian jadwal tur di Eropa, Australia, dan Selandia Baru.
Selain itu, karirnya pun menurun tajam, lagu – lagu dan albumnya dikecam. Tidak sedikit pula orang yang melakukan aksi merobek dan mencoret posternya lantaran tuduhan tersebut tidak terbukti. Rex pun berharap agar namanya bisa bersih kembali. (mnd/nap)






