Mojokerto (beritajatim.com) – Dapur rumah milik salah satu warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/5/2022) terbakar.
Pemilik rumah lupa mematikan kompor gas saat ditinggal menjalankan salat Ied di masjid desa setempat.
Pemilik rumah, Misnadi mengatakan, sebelum ke masjid untuk menjalankan salah Ied, istri pemilik rumah sedang merebus air. Saat ditinggal ke masjid, ia lupa mematikan kompor gas yang masih dalam keadaan menyala karena digunakan untuk merebus air.
“Tadi istri sedang merebus air, lupa matikan kompor saat ditinggal salat Ied. Pulang dari salat Ied, baru tahu api sudah membakar tembok dapur dan atap. Di rumah tidak ada orang karena semua salah Ied di masjid jadi alhamdulillah tidak ada yang terluka,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-mojokerto”]
Pemilik menjelaskan, di dalam dapur yang terbakar ada barang-barang eletronik. Seperti kulkas dan lemari. Saat pemilik pulang ke rumah, kondisi dapur sudah berantakan karena api yang membakar dapur karena kompor gas yang lupa dimatikan.
“Di situ ada kulkas, lemari. Kondisi dapur berantakan, hangus terbakar semua. Tadi sama warga gotong royong memadamkan api. Kerugian berupa material bangunan dapur dan peralatan dapur,” jelasnya. [tin/ted]






