Situbondo (beritajatim.com) – Rumah milik Tini (67), warga Dusun Plampang, Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, terbakar pada Senin (26/10/2026) petang.
Saat kejadian, pemilik rumah sedang pergi ke rumah keponakannya sehingga bangunan dalam keadaan kosong.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, menyebut api pertama kali diketahui oleh tetangga korban, H. Subairi (60).
Saat itu, Subairi baru keluar rumah setelah menunaikan salat Magrib. Ia melihat kobaran api dari rumah Tini, kemudian berteriak meminta pertolongan dan memberitahu warga sekitar.
Warga yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Berkat upaya warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WIB.
“Penyebab kebakaran sementara diduga akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak terkait,” kata Puriyono, Selasa (27/10/2026).
Kebakaran tersebut mengakibatkan rumah semi permanen berukuran 6 x 4 meter dengan tinggi sekitar 3 meter mengalami kerusakan berat. BPBD memperkirakan kerugian materiil mencapai Rp 10 juta.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Tini diketahui tinggal seorang diri di rumah itu.
Petugas Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo telah mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen atau kaji cepat terhadap kerusakan dan kerugian akibat kebakaran.
Sejumlah unsur turut mendatangi lokasi, di antaranya Camat Sumbermalang beserta staf, anggota Polsek dan Koramil Sumbermalang, Tagana Dinas Sosial Situbondo, KSB Argopuro, serta pemerintah Desa Alastengah.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Situbondo merencanakan pengkajian kebutuhan pascabencana serta penyaluran bantuan logistik kepada korban terdampak. (awi/ian)






