Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan deras yang terjadi pada, Kamis (16/2/2023) pekan lalu, menyebabkan tanah longsor di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Akibat longsor tersebut, bangunan kelas di SDN Claket, Kecamatan Pacet, nyaris ambrol. Bangunan kelas IV tersebut terlihat tergerus longsor akibat hujan deras.
Bangunan kelas IV berada tepat di halaman belakang sebelah timur. Ada sekitar 2 meter tanah di belakang bangunan kelas longsor sehingga di bagian pojok bangunan kelas jika dilihat dari bawah tampak mengkhawatirkan. Material longsor juga menyapu pagar sekolah yang terbuat dari tanaman beluntas.
Sehingga bangunan terlihat tergerus longsor sehingga rawan ambrol. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak sekolah memasang sak isi tanah dan kayu panjang agar para siswa tidak mendekat ke lokasi longsor tersebut. Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah terpaksa harus menggilir ruang kelas.
Sehingga ruangan kelas lainnya bisa ditempati siswa kelas IV untuk mengikuti proses belajar mengajar. Pasalnya, tidak ada bangunan kelas lain yang kosong sehingga bisa dimanfaatkan sebagai ruang kelas IV pengganti ruang kelas yang bangunannya terancam ambrol tersebut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”longsor”]
Kepala SDN Claket, Marheini Dwi agus Puspita mengatakan, hujan terjadi pada Kamis pekan lalu berlangsung dari siang hingga malam hari. “Hujan tidak berhenti-henti, guru-guru tidak pulang. Di sekolah semua tapi hujan tidak juga berhenti jadi pulang akhirnya,” ungkapnya, Senin (20/2/2023).
Masih kata Heini, keesok harinya sebelum para siswa datang baru diketahui bagian tanah sebelah ruangan kelas IV tergerus longsor. Tanah sekitar 2 meter tersebut terbawa longsor sehingga menyebabkan bangunan nyaris ambrol. Pihaknya khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Akhirnya, para siswa kelas IV kita buat gantian masuknya dengan siswa lainnya. Karena untuk memanfaatkan bangunan lain juga tidak ada, ini gedung baru direhab tahun kemarin. Ya khawatir cuma sementara anak-anak ya gantian. Ada lima ruangan, ruang kelas 1, 2, 3, 4 dan 5 yang direhab dan bangunan baru untuk ruang UKS,” katanya.
Ruangan kelas tersebut berdiri berjajar di sisi barat, namun hanya ruangan kelas IV yang terletak di bagian belakang sebelah timur. Selain terjadi longsor yang mengancam bangunan kelas IV, ada beberapa ruangan lainnya yang tidak tersentuh rehab tahun 2022, yang juga memprihatinkan.
“Ada kelas VI yang atapnya ambrol di beberapa bagian, saat hujan turun air hujan masuk ke dalam kelas. Di bagian depan ada bangunan untuk rumah dinas tapi tidak dipergunakan karena kondisinya juga memprihatinkan, atapnya ambrol jadi tidak digunakan,” ujarnya.
Pihaknya berharap pemerintah daerah agar segera diperbaiki agar tidak terjadi lagi. Di wilayah Claket curah hujan cukup tinggi karena bencana bisa kapanpun terjadi. Sekedar diketahui, di SDN Claket ada sebanyak 130 siswa.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto , Ardy Sepdianto mengatakan, jika pihaknya sudah mendatangi SDN Claket pasca kejadian. “Kita sudah koordinasi dengan pihak BPBD karena kerusakan terjadi karena bencana alam,” tuturnya.
Sehingga penanganan darurat akan dilakukan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) ini menyebut, setidaknya ada tiga kejadian bencana alam yang menyebabkan beberapa sekolah terdampak.
“Di SDN Claket itu memang tahun kemarin rehab tapi hanya bagian atap, namun karena ini bukan human error tapi faktor alam sehingga kami koordinasikan dengan BPBD. Sebelumnya juga terjadi di SDN Kemiri, di Kecamatan juga. Angin merusak gedung sekolah tapi tidak parah,” tuturnya.
Tak hanya di SDN Kemiri, angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto pada, Sabtu (21/1/2023) lalu juga menyebabkan bangunan ruang kelas di SMPN 3 Pacet rusak. Atap ruang kelas SMP Negeri 3 Pacet rusak karena tertimpa pohon angsana berdiameter 60 cm. [tin/kun]
![Diterjang Longsor, Bangunan Kelas SDN di Mojokerto Nyaris Ambrol Kondisi bangunan ruang kelas IV di SDN Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230220-WA0046-1024x558.jpg)







