Magetan (beritajatim.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan mulai menyiapkan pemanfaatan lahan bekas Pasar Hewan untuk mendukung pengembangan sentra kuliner baru di sekitar Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Kiki Indriyani, mengatakan persiapan dilakukan secara bertahap setelah Pasar Hewan resmi dipindahkan. Tahapan awal difokuskan pada penataan lahan dan kebersihan area.
“Kami mulai dari persiapan lahan karena sebelumnya merupakan bekas pasar hewan. Banyak kotoran, jadi akan kami semprot desinfektan terlebih dahulu,” ujar Kiki.
Selain itu, Disperindag juga menyiapkan regulasi bagi para pedagang yang diperbolehkan menempati lokasi tersebut. Penataan dilakukan agar kawasan bisa segera dimanfaatkan pada awal tahun mendatang.
“Harapannya, awal tahun nanti sudah bisa digunakan. Setiap pembangunan yang kami kerjakan memang kami upayakan langsung bisa dimanfaatkan,” jelasnya.
Pada tahap awal, Disperindag telah membangun 12 bedak semi outdoor yang dirancang sebagai food court. Meski luas lahan tergolong besar, pemanfaatannya dilakukan secara bertahap sembari menunggu perizinan lanjutan.
“Karena lahannya cukup luas, ada kemungkinan pedagang lain ingin bergabung dan membangun secara mandiri. Prinsipnya, selama berizin dan bisa meningkatkan PAD, tentu kami fasilitasi,” imbuh Kiki.
Keberadaan kawasan kuliner ini juga direncanakan menjadi lokasi relokasi sebagian pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sekitar Jalan Mas Pati.
Saat ini, selain 12 bedak food court, kawasan tersebut juga telah dilengkapi ruang jamuan. Lingkungannya dinilai nyaman dan representatif dengan banyak pohon besar yang membuat area terasa teduh.
“Sejak awal, konsepnya memang untuk menunjang Kampus 5 UNESA. Kami ingin mahasiswa bisa menikmati kuliner, khususnya untuk makan siang, di kawasan sekitar kampus,” ungkapnya.
Meski menyasar mahasiswa sebagai target utama, Kiki menegaskan kawasan kuliner tersebut tetap terbuka untuk umum.
“Terbuka untuk umum. Lokasinya strategis dan sangat dekat dengan Kampus 5 UNESA. Sasaran pertama memang mahasiswa, tapi masyarakat umum tetap bisa datang,” pungkasnya. [fiq/ian]






