Pasuruan (beritajatim.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan mulai terapkan smart system untuk memantau kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) secara real time. Hal ini menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat tentang jalan gelap akibat PJU padam.
Agus Hari Wibawa, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan menjelaskan, lambatnya penanganan PJU padam bukan karena kesengajaan melainkan dampak dari keterbatasan informasi.
“Tidak semua lampu PJU yang trouble langsung terpantau. Minimnya laporan dari masyarakat juga menjadi kendala,” kata Agus.
Oleh karena itu, Dishub Pasuruan menerapkan smart system sebagai solusi. Kawasan jalan di depan perkantoran Raci dan tiga rangkaian di kawasan perkotaan Pandaan menjadi pilot project program ini.
“Masing-masing rangkaian smart system mencakup maksimal 20 titik PJU. Sistem ini akan memonitor kerusakan pada setiap komponen lampu PJU,” jelas Agus.
Dengan smart system, penanganan kerusakan PJU dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Selain itu, sistem ini juga membantu mengontrol neraca penggunaan listrik secara real time.
“Tahun ini kami belum menganggarkan penambahan smart system karena masih dalam tahap evaluasi,” ujar Agus.
Jika terbukti efektif, smart system akan diajukan untuk diterapkan di titik PJU lain, terutama di wilayah pelosok.
“Tujuannya agar masyarakat tidak perlu repot melapor jika ada kerusakan kecil. Cukup dipantau melalui sistem,” pungkas Agus. [ada/beq]






