Malang (beritajatim.com) – Jelang libur natal dan tahun baru. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mulai memetakan potensi titik-titik kemacetan di wilayahnya.
Ada beberapa wilayah yang menjadi perhatian Dishub Kota Malang. Seperti di Jalan Ahmad Yani, Soekarno-Hatta, Tunggulwulung hingga Jalan Satsui Tubun atau Kacuk yang berbatasan dengan Kabupaten Malang.
“Kami persiapkan antisipasi titik-titik kepadatan arus lalu-lintas mulai Jalan Ahmad Yani, Soekarno-Hatta, daerah Kacuk hingga Simpang Tunggulwulung itu yang menjadi perhatian kami,” kata Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Senin (11/12/2023).
Baca Juga: Kedatangannya Disorot, Ellen Sulistyo Pengusaha Kuliner Cantik Ini Berikan Klarifikasi
Mereka pun telah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Malang Kota untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan ini di sejumlah titik. Dishub dan polisi akan melakukan pengaturan lalu-lintas di titik-titik tersebut demi mengurai kemacetan.
“Yang pasti di momen Nataru kami terlebih dahulu harus berbicara secara teknis dengan Polresta Malang Kota. Kami persiapkan antisipasi titik-titik kepadatan,” katanya.
Dishub memprediksi volume kendaraan yang masuk ks Kota Malang tahun ini lebih banyak ketimbang tahun lalu. Diperkirakan ada 11 ribu kendaraan yang melintas di jalanan Kota Malang saat libur Nataru.
Baca Juga: Gerombolan Remaja Hadang Kendaraan di Suramadu Ancam Keselamatan Pengedara
“Untuk volumen kendaraan yang masuk ke Kota Malang diprediksi bakal meningkat. Tahun lalu, volume kendaraan mencapai 11 ribu lebih. Pos pelayanan terletak di Depan Gereja Katedral Ijen. Sementara Pos Pengamanan di Malang Creative Center, BTN Sawojajar dan Jembatan UB,” ujar Widjaja. (Luc/ian)






