Malang (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menjamin Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur zonasi di Kota Malang bakal berjalan lancar. Sesuai jadwal, PPDB jalur zonasi bakal dilakukan mulai 13 hingga 15 Juni 2022 pekan depan.
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana mengaku telah melakukan antisipasi untuk mencegah kegaduhan. Dia mengakui jika PPDB jalur zonasi ini memang rawan mengalami kendala, khususnya terkait titik koordinat antara sekolah dan domisili calon siswa.
“Zonasi yang agak rawan memang. Berdasarkan pengalaman tahun kemarin, apa yang diperlukan sudah kami update di tahun ini. Sekarang siswa lulusan SD dan Mi di Kota Malang kita sudah punya titik koordinat rumahnya, jadi untuk data titik koordinat ini tidak ada masalah,” kata Suwarjana Rabu, (8/6/2022).
Salah satu langkah antisipasinya adalah, saat siswa masih berada di kelas VI SD/MI, sudah diminta untuk mengisi surat pernyataan titik koordinat tempat tinggal. Sehingga ketika siswa yang bersangkutan mendaftar melalui jalur zonasi, titik koordinatnya sudah terkunci.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PPDB”]
“Siswa mengisi surat pernyataan titik koordinat rumah pada sekolah apakah benar. Kalau tidak benar silahkan datang ke sekolah. Intinya kami pastikan khusus untuk penduduk Kota Malang InsyaAllah aman,” imbuhnya.
Sesuai jadwal usai dilaksanakan selama tiga hari, pengumuman PPDB jalur zonasi dilaksanakan pada 17 Juni 2022. Selanjutnya proses daftar ulang pada 17 hingga 18 Juni. Untuk cara pendaftaran sendiri dilakukan secara daring melalui laman ppdbkotamalang.id. Caranya, mengisi formulir daring yang telah disediakan, dan mengunggah kartu keluarga dan akta kelahiran siswa yang bersangkutan.
Suwarjana memastikan server untuk akses internet selama pelaksanaan PPDB jalur zonasi aman. Namun jika ada kendala, maka posko yang dibangun di masing-masing sekolah siap membantu masyarakat. “Yang jelas kemarin (server) nggak down, tapi ya kita tingkatkan kalau perlu, Insya Allah aman. Memang masih ada masyarakat yang masih gaptek, ya kita melayani melalui posko di sekolah,” tandasnya. (luc/kun)






