Tulungagung (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung merampungkan proses penelitian terkait kasus keracunan massal yang menimpa warga Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol. Sebanyak 58 warga dilaporkan mengalami gejala mual, pusing, dan diare usai mengkonsumsi Program Makanan Tambahan (PMT) berupa nasi soto ayam yang dibagikan saat kegiatan Posyandu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, menyampaikan bahwa sampel makanan tersebut telah diperiksa di laboratorium RSUD dr Iskak Tulungagung dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya.
“Hasilnya, makanan yang dikemas dalam mika plastik ini terkontaminasi bakteri Salmonella sp. dan Enterobacter. Semua makanan terkontaminasi bakteri tersebut kecuali bihun,” jelas Desi, Selasa (1/7/2025).
Petugas juga menelusuri asal mula kontaminasi dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penyedia jasa katering makanan. Namun, tidak ditemukan adanya bakteri patogen pada tukang masak. Dinkes menduga penyebab utama adalah kebersihan lingkungan saat proses pengolahan makanan.
“Kami menduga faktor kebersihan lingkungan menjadi penyebab terkontaminasinya makanan ini, karena yang masak tidak ditemukan adanya bakteri patogen,” terangnya.
Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan akan mengevaluasi pelaksanaan PMT dalam kegiatan Posyandu di seluruh wilayah Tulungagung. Mereka meminta pihak desa selaku penyedia layanan PMT agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan selama proses pengolahan makanan, sekaligus memastikan menu yang disajikan memenuhi standar gizi yang sudah ditentukan.
“Anggaran untuk penyediaan PMT ini berasal dari desa. Kami sudah memberikan contoh menu yang sesuai dengan takaran gizi yang dibutuhkan,” tambah Desi.
Peristiwa keracunan massal ini bermula pada Senin (15/6/2025) ketika warga mengkonsumsi makanan PMT dalam acara Posyandu. Gejala mulai muncul keesokan harinya. Dari 68 warga yang memakan hidangan tersebut, 58 orang dilaporkan mengalami keracunan. [nm/beq]






