Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, berencana menerjunkan sebanyak 674 personi tenaga kesehatan, guna mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa, yakni Pilkades Serentak yang akan digelar pada 23 April 2022 mendatang.
Rencana tersebut tidak lepas dari adanya upaya untuk ikut serta mensukseskan program pemerintah, yakni merealisasikan capaian vaksinasi Coronavirus Disease 2019. Di mana hingga saat ini, capaian vaksinasi di kabupaten Pamekasan masih belum maksimal.
Bahkan berbeda dengan capaian vaksin tahap satu yang mencapai angka lebih dari 70 persen, sedangkan capaian vaksin tahap dua masih tertahan di angka sekitar 30 persen. Sehingga kondisi tersebut, membuat kabupaten Pamekasan, bertahan dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Jawa-Bali.
“Jadi untuk pelaksanaan Pilkades Serentak di kabupaten Pamekasan, kami akan menerjunkan sebanyak 674 tenaga kesehatan dan akan disebar di setiap titik pelaksanaan pilkades,” kata Kepala Dinkes Pamekasan, dr Sjaifuddin, Rabu (20/4/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pilkades-pamekasan”]
Jumlah tersebut rencananya akan disebar di beberapa titik berbeda di lokasi pelaksanaan Pilkades Serentak di Pamekasan. “Sebanyak 602 tenaga kesehatan akan ditempatkan di tiap TPS (Tempat Pemungutan Suara), sisanya yakni 72 tenaga kesehatan di lokasi penghitungan,” ungkapnya.
Seperti diketahui, saat ini capaian vaksin tahap satu di Pamekasan sudah lebih dari 70 persen. Sedangkan untuk vaksin tahap dua masih di angka sekitar 30 persen, hal ini yang menjadi salah satu penyebab Pamekasan, masih dalam status level 3 penerapan PPKM di Jawa-Bali.
Sementara pihak Dinkes Pamekasan, juga sangat berharap proses transisi endemi dari pandemi Covid-19 di wilayah setempat, dapat segera ditetapkan oleh pemerintah pusat. Terlebih saat ini, hanya terdapat dua warga Pamekasan yang terpapar Covid-19 dan dirawat di luar kabupaten Pamekasan. [pin/kun]






