Madiun (beritajatim.com) – Gas berbau menyengat yang keluar dari septic tank rumah warga yang ada di Desa Jatisari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengundang atensi Pemkab. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun pun turut mengkaji lebih dalam terkait gas bau menyengat yang ditemukan di di rumah milik Radita Hanggara Dewa, warga setempat, Rabu (4/1/2023).
Kabid Penataan dan Pengendalian Lingkungan Ani Retnowati mengaku, pihaknya telah melakukan pemantauan di lokasi tersebut. Baik suhu, hingga bau belerang. Hasil pengamatan itu akan disampaikan kepada pemerintah provinsi. “Yang menjadi pertanyaan bagi kami adalah gasnya berasal dari mana. Septic tank tidak ada yang mengeluarkan asap. Kami masih selidiki dari septic tank apa ada kandungan suatu gas di dalam bumi,” ujar Ani, Jumat (6/1/2023).
Dirinya tertarik pada jenis asap yang keluar itu ada indikasi berasal dari pembakaran suatu tempat. Kalaupun septic tank itu terkontaminasi zat aktif, maka menimbulkan percikan api. Menurut Ani, kasus ini baru pertama kali terjadi di Kabupaten Madiun. Sebelumnya tidak ada riwayat sama sekali, karena yang ada kandungan gas bumi sejauh ini hanya di Ngebel.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kabupaten-madiun”]
“Kalau memang ada gas bumi di dalam tanah pastinya ada pergerakan. Tidak ada gas bumi bocor. Kemungkinan besar septic tank itu lama tidak terpakai, terus kering sampai menimbulkan asap,” jelasnya.
“Sebenarnya perawatan septic tank normal normal saja. Hanya Rutin disedot dan dikasih obat obatan khusus pembersih septic tank,” kata Ani.
Namun begitu, dia ingin masyarakat tetap menjauh dari lokasi temuan gas tersebut. Dikhawatirkan akan muncul bahaya yang tidak terduga. “Sementara pakai pengaman, jangan mendekat. Sementara didiamkan dulu saja, sebelum ada keputusan provinsi. Takutnya ada api di dalamnya. Sebaiknya hindari tempat itu,” pungkasnya. [fiq/suf]






