Surabaya (beritajatim.com) – Setelah film ‘Bayi Ajaib’, rumah produksi Falcon Pictures kembali merilis sinema horor yang bertajuk ‘Para Betina Pengikut Iblis’. Film kedua ini juga masih disutradarai oleh Rako Prijanto dan digarap oleh sub divisi horor Falcon Pictures yaitu Falcon Black.
Daftar pemeran ‘Para Betina Iblis’ pun tak main – main, dihiasi aktor dan aktris kenamaan Tanah Air. Diantaranya ada Mawar Eva De Jongh, Sara Fajira, Hanggini, Adipati Dolken, Hans De Kraker, Gusti Rayhan dan deretan bintang senior lainnya.
Selain merilis poster, Falcon Pictures pun juga telah menayangkan trailer resmi ‘Para Betina Pengikut Iblis’ melalui kanal YouTube Falcon. Dengan durasi tak sampai 2 menit, trailer tersebut memperlihatkan bahwa film sepertinya berlatar di zaman dahulu, dengan nuansa pedesaan yang mencekam. Ditambah dengan alunan musik mengerikan khas film horor pada umumnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film”]
Sinopsis ‘Para Betina Pengikut Iblis’
Sesuai dengan judulnya, film ini bercerita tentang tiga perempuan yang sedang terikat dengan iblis. Bukan tanpa alasan, ketiga wanita tersebut rupanya dibalut berbagai masalah, membuat mereka memilih jalan yang salah demi terbebas dari hal tersebut.
Ditambah dengan ada rasa dendam yang harus dibalaskan, mereka pun membuat perjanjian, bahkan rela menjual dirinya kepada iblis.
Demi mendapatkan kenikmatan duniawi, mereka menepati janji dengan menjadi budak dari iblis. Perbuatan terlarang mereka ini ternyata justru merugikan masyarakat desa hingga meregang nyawa. Seperti adik salah satu dari mereka yang meninggal secara misterius setelah sebelumnya menghilang di hutan.
Setelah dikuburkan pun, nyatanya mayat sang adik menghilang dari makamnya. Kejanggalan demi kejanggalan terjadi, sepertinya perjanjian tak sesuai dengan yang mereka harapkan. Kisah mereka ini pun pastinya menimbulkan rasa penasaran dan tak sabar untuk segera menonton.
Meski begitu, pemilihan kata “betina” dalam judul rupanya menimbulkan pro dan kontra, terutama di media sosial Twitter. Banyak netizen yang mengatakan jika kata “betina” tak pantas digunakan untuk menyebut seorang wanita, mengingat “betina” biasanya identik dengan sebutan hewan berjenis kelamin perempuan. Bahkan, kata “betina” pun menjadi trending di Twitter saking ramainya menjadi perdebatan.
“Para Betina Pengikut Iblis, sudah kehabisan kata – kata kah? Sampai harus menggunakan kata betina yang biasa digunakan hewan kini mewakilkan seorang wanita?,” cuit akun @Riz***.
“Ada wanita, perempuan, gadis, pemudi, cewek, tapi kenapa yang dipakai betina?,” tulis @29s***.
Di sisi lain, ada juga sebagian netizen yang berasumsi jika ketiga wanita ini nantinya akan berubah menjadi hewan selayaknya siluman, itulah mengapa kata “betina” digunakan sebagai judul. Mereka juga berharap agar film ini dapat memenuhi ekspektasi penonton, lantaran trailer yang dirilis juga tampak meyakinkan.
Lantas, bagaimana kisah sebenarnya dari ketiga wanita tersebut? Apakah asumsi warganet itu benar atau justru ada plot mengejutkan yang masih tersimpan? Kita tunggu saja hingga penayangannya pada 16 Februari 2023 di bioskop. (mnd/nap)






