Surabaya (beritajatim.com) – Dihadiri 100 petenis Internasional dari 20 negara di dunia, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Jawa Timur kembali menggelar kejuaraan ITF Widjojo Soejono ke 39 pada 2 Oktober 2022 mendatang.
Kejuaraan tersebut akan berlangsung selama 8 hari hingga tanggal 9 Oktober 2022.
Direktur ITF Widjojo Soejono, Didik Utomo mengatakan jika kejuaraan ini akan kembali pasca vakum selama 2 tahun akibat pandemi Covid 19.
“Antusias peserta dari dalam maupun luar negeri sangat luar biasa. Catatan kami ada sekitar 150 atlet yang masuk daftar tunggu,” ujarnya saat diwawancarai Beritajatim.com, di Lapangan Tenis Kodam V Brawijaya, Surabaya, Selasa (20/09/2022).
Namun, pelaksanaan turnamen ITF Widjojo Soejono tahun ini agak berbeda. Sebab, sang pemilik turnamen, Jenderal TNI Widjojo Soejono baru saja wafat pada 11 Mei 2022 lalu. Namun, Widjojo berpesan agar turnamen ITF Widjojo Soejono tetap digelar untuk menjaring atlet-atlet junior.
“Kejuaraan ini akan diselenggarakan di empat lapangan yang berbeda. Yaitu ada di Lapangan Kodam V Brawijaya, Lapangan Marinir Gunung Sari, Lapangan Tenis Korem dan Lapangan Tenis PDAM Surya Sembada Ngagel,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tenis”]
Didik menambahkan, dari 20 negara asing yang akan mengikuti turnamen ini, Jepang merupakan negara yang mengirim atlet junior paling banyak untuk bertanding di Surabaya.
“Jepang ada 5 atlet. Untuk peluang atlet tenis di Indonesia sangat terbuka lebar. Turnamen ini untuk menjaring atlet junior supaya kita tidak hanya bergantung pada Christo (Christopher Benjamin Rungkat) untuk prestasi cabor tenis,” tegasnya.
Saat ini, panitia masih membuka pendaftaran untuk kategori KU-8 hingga KU-18. Rencananya, pendaftaran dibuka hingga 25 September mendatang. Didik memperkirakan bakal ada ratusan atlet yang mendaftar.
’’Kalau pendaftaran turnamen internasional ITF sudah ditutup, tinggal menunggu drawing 32 besar diumumkan,’’ ucap Didik. (ang/ted)






