Ponorogo (beritajatim.com) – Kebakaran terjadi di Ponorogo, tepatnya di pekarangan mebel Jati Luhur milik Yusron di Kelurahan Patihan Wetan Kecamatan Babadan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun tumpukan kayu mebel milik Yusron hangus jadi abu.
“Tadi malam memang terjadi kebakaran di sebuah toko mebel di Babadan,” kata Kapolsek Babadan Iptu Yudi Kristiawan, Minggu (28/11/2021).
Meski saat itu sedang hujan, api tetap berkobar. Air hujan pun tidak bisa memadamkannya. Sehingga membuat Polsek Babadan menghubungi pemadam kebakaran. Kayu mebel yang kering, membuat api mudah membakarnya. Beruntung, api tidak sampai jauh menjalar ke rumah korban.
Si jago merah hanya menghanguskan tempat menyimpan kayu mebel. “Meski saat itu hujan, tetapi air hujan tidak bisa memadamkan api,” ungkap Yudi.
Kebakaran berawal saat pemilik rumah mendengar suara petir yang menggelegar. Katanya seperti menyambar di depan rumahnya. Saat keluar rumah, yang bersangkutan melihat kepulan asap yang bersumber di depan rumah korban. “Setelah dicek oleh Pak Yusron, ternyata tumpukan kayu mebel miliknya terbakar,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-ponorogo”]
Mengetahui itu, korban langsung berteriak minta tolong. Warga sekitar pun membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Api akhirnya dapat dipadamkan setelah disemprot air menggunakan mobil pemadam kebakaran.
Dari keterangan saksi korban, kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang disambar petir. “Diduga kebakaran tersebut terjadi karena petir yang menyambar kabel listrik dan mengakibatkan korsleting. Kami juga menemukan barang bukti seutas kabel yang terbakar,” pungkasnya. [end/suf]






